Ahmad Dhani mengeluarkan pendapat cukup ekstrem saat ditanyai pendapat terkait musik K-Pop yang memiliki banyak penggemar di Indonesia.
Saat berbincang di podcast Deddy Corbuzier, Ahmad Dhani mendapat pertanyaan kenapa K-Pop begitu disukai di Indonesia.
Menurut pentolan Dewa 19 tersebut, hal itu adalah defisit atau penurunan selera. Ia lantas mengingat masa lalu di era 80-an di mana anak-anak muda masih berpatokan pada selera.
"Itu defisit selera, karena anak-anak jaman kita dulu tahun 80-an itu selera itu penting," ungkap Dhani, dalam video yang diunggah di akun Instagram Deddy Corbuzier, dikutip Jumat (28/8/2023).
Ia kemudian menyamakan wabah K-Pop dengan wabah virus Covid. Bagi mereka yang tidak memiliki antibodi, dalam hal ini, selera yang bagus, akan mudah tertular oleh K-Pop, tak ubahnya mereka yang tertular covid karena tidak punya antibodi.
"K-Pop itu kan wabah ya, kayak covid, kalau anak-anak mudanya tidak punya kedaulatan selera," ujar Dhani.
Ia lalu membandingkan para penggemar K-Pop dengan Al Ghazali, El Rumi dan Dul Jaelani ketiga anaknya. Ia mengatakan, sudah mengenalkan Al, El, dan Dul dengan musik-musik berkualitas, sehingga mereka bertiga tidak ikut ketularan musik K-Pop.
"Anak-anak zaman kita kayak Al, El, Dul itu udah punya kedaulatan selera, udah gua ajarin selera musik yang bagus, jadi kalau ada musik yang biasa-biasa aja, meskipun dijadikan wabah, atau dijadikan demam K-Pop, mereka punya antibodi yang kuat," pungkas Dhani.
Baca Juga: 4 Anggota DPR RI Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Rp 14,5 Miliar di Ditjen Perkeretaapian
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Five Nights at Freddys 3 Mulai Digarap, Gandeng Penulis Film It Follows
-
4 Rekomendasi Exfoliating Cleanser Lokal untuk Wajah Bersih Maksimal
-
Diproduksi Lionsgate, Film Terbaru The Blair Witch Project Tayang pada 2027
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
5 Warna Cat Kamar Terbaik Menurut Psikologi, Bikin Pikiran Lebih Tenang
-
Cek Harga Lewat DM: Praktik Janggal yang Bikin Calon Pembeli Kabur
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung