Pentolan band Dewa 19, Ahmad Dhani baru-baru ini secara terbuka mengatakan bila musik Korea (K-Pop) merupakan wabah seperti Covid-19.
Sebab, menurut Ahmad Dhani, musik K-Pop di Indonesia dinilainya memicu masyarakat demam.
"K-Pop kan wabah, kayak Covid. Nah anak-anak muda ini tidak punya kedaulatan selera, itu sebutanku kedaulatan selera itu," ungkap Ahmad Dhani dalam video yang diunggah di akun Instagram Deddy Corbuzier, dikutip Jumat (28/8/2023).
Ia menilai, seharusnya anak muda di Indonesia memiliki bekal pengetahuan musik yang cukup dalam menghadapi masuknya K-Pop ke Tanah Air.
Ahmad Dhani lantas mencontohkan bila anak-anaknya Al El Dul tidak akan terjangkit K-Pop.
Sebab ketiga aanaknya tersebut diklaim Dhani sudah bekali ilmu musik yang cukup.
"Anak-anak zaman kita seperti Al, El, Dul, itu sudah punya kedaulatan selera," sambung dia.
Oleh karena itu, lanjut Dhani, ketika ada musik yang biasa-biasa saja, ketiga anaknya tidak akan ikut-ikutan.
"Meskipun (musik yang biasa-biasanya tersebut) dijadikan wabah, dijadikan demam, demam K-Pop, mereka punya antibodi yang kuat," paparnya.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, KPU Tengah Siapkan Lebih dari 2.700 Desain Surat Suara
Saat ini, Dhani menilai banyak orang Indonesia yang tidak memiliki kedaulatan selera musik. Akibat itu, lagu dari luar negeri dengan mudahnya masuk dan diterima secara luas.
Dia juga memberikan solusi untuk mencegah derasnya musik asing ke Indonesia, yakni dengan menjadi Presiden RI.
"Kenapa Indonesia enggak bisa bikin seperti itu?" tanya Deddy Corbuzier saat menanggapi kalimat Ahmad Dhani.
"Ya karena belum ada presiden seperti gua, nanti kalau ada, bisa, dibikin wabah bisa," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
Karhutla Riau: Sudah 126 Hektare Lahan Terbakar di Awal Februari 2026
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
-
Peluncuran Game GTA 6 Masih Sesuai Jadwal, Diprediksi Laku Puluhan Juta Kopi
-
Semarang Diguyur Hujan Ringan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Lain
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat
-
Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 Halaman 118-119 Kurikulum Merdeka: Teori Kuantitas Uang Fisher