/
Senin, 07 Agustus 2023 | 16:36 WIB
Pelatih Persib Bojan Hodak. ((Instagram/@bojanhodakluka))

Lini depan Persib Bandung disebut pelatih barunya Bojan Hodak bermasalah dan menyebut pemain asing baru adalah kabar tidak benar alias hoaks.

Video unggahan kanal YouTube Planet Persib itu berjudul "GawatMasalah Di Lini Depan PersibHodak Sebut Satu Pemain Asing BaruMomen Edo Menahan Malu".

Lantas, bagaimana fakta sesungguhnya dari video berdurasi 4 menit 26 detik itu? 

PENJELASAN

Setelah ditelusuri dengan selesai menyaksikan video itu, tidak ada bukti valid yang membenarkan klaim di atas.

Sejak awal, narator hanya menyampaikan persiapan tim Persib Bandung dalam menghadapi Persis Solo.

Lini Depan Persib Bandung Bermasalah, Benarkah Bojan Hodak Singgung Pemain Asing Baru? (sumber: (YouTube/Planet Persib))

Hingga akhir tidak ada pernyataan resmi dari Bojan Hodak perihal pemain asing baru Persib Bandung.

Justru, Bojan Hodak mengakui penempatan posisi pemain menjadi salah satu penyebab hilangnya peluang yang hampir diciptakan Persib Bandung dalam laga melawan Bali United.

Dia juga mengaku kehebatan kiper dari tim lawan Bali United.

Baca Juga: Spefisikasi Stadion Indoor Terbesar di RI, Bisa Buat Olahraga dan Gelar Konser

"Kiper lawan yang juga membuat penyelamatan fantastis," ungkapnya. 

Pemain asing yang disebut Bojan Hodak adalah Fernando Rodrigez di tim Persis Solo yang akan menjadi tim lawan Persib Bandung berikutnya.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa kabar lini depan Persib Bandung bermasalah dan Bojan Hodak menyebut satu  nama pemain asing baru merupakan tidak benar.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. 

Load More