Anak Pinkan Mambo, MA, yang membuat pengakuan dirinya korban pencabulan ayah tirinya, disebut keluar rumah dan tinggal bersama teman-temannya.
Akhirnya, dia buka suara dan membongkar alasannya memilih keluar dari rumah, meninggalkan sang ibunda yang beberapa kali memintanya kembali pulang.
Dari pengakuannya, Pinkan Mambo mengungkap dirinya khawatir anaknya berada di luar tanpa pengawasan orangtuanya.
Namun, semua itu kini diluruskan sang anak yang menolak kembali pulang ke rumah.
"Aku merasa tidak aman di rumah. Mereka masih berhubungan," kata MA di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Selasa (8/8/2023).
MA pun menyangkal dirinya tinggal di rumah teman-temannya secara berpindah-pindah seperti yang diungkap Pinkan Mambo.
"Aku di rumah saudaranya papa," ujarnya.
Dia mengaku ingin tinggal bersama ayah kandungnya setelah selesai dengan perkerjaannya.
Keputusannya keluar dari rumah diakuinya bukan karena membenci sang ibunda.
Baca Juga: Amanda Manopo Promosikan Film Indigo Ditemani Arya Saloka, Benarkah?
Justru dirinya merasa tidak aman dan masih trauma atas pencabulan yang pernah terjadi.
MA pun mengatakan komunikasinya dengan Pinkan Mambo tidak berjalan lancar.
"(Komunikasi terakhir) Sekitar satu bulan atau empat minggu yang lalu," katanya.
Dari pengakuannya, sang ibunda memblokir komunikasi dengan MA.
Meskipun begitu, MA selalu mencintai Pinkan Mambo dan di kesempatan itu dia menyampaikan perasaannya.
"Aku cuma mau kamu tau, aku sayang banget sama kamu. Aku berharap hubungan kita lebih baik," pesannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi