Ruben Onsu dikabarkan menjadi saksi bisu dari hubungan Arya Saloka dan Amanda Manopo. Namun, kabar tersebut merupakan berita palsu yang menyeret kedua artis pemeran utama sinetron Ikatan Cinta tersebut.
Informasi yang menyebut Ruben Onsu mengetahui hubungan spesial Arya Saloka dan Amanda Manopo itu disebarkan oleh kanal YouTube Aldy Productions.
Akun tersebut mengunggah video berdurasi 8 menit 4 detik dengan judul "Hari ini 6 Agustus Ruben Onsu menjadi saksi bisu hubungan Arya Saloka dan Amanda Manopo".
Narasi serupa juga terlihat pada thumbnail video yang dilengkapi potret Arya Saloka dan Amanda Manopo mengenakan pakaian adat pengantin dan Ruben Onsun berdiri di sebelah keduanya.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 4.100 penayangan. Lantas, benarkah Ruben Onsu menjadi saksi bisu hubungan Arya Saloka dan Amanda Manopo?
PENJELASAN:
Klaim yang menyebut bahwa Ruben Onsu menjadi saksi biru dari kedekatan Arya Saloka dan Amanda Manopo adalah informasi salah.
Narator dalam video sama sekali tidak menunjukkan adanya bukti valid maupun pernyataan secara resmi terkait klaim Ruben Onsu menjadi saksi bisu dari hubungan Arya Saloka dan Amanda Manopo.
Narator hanya mengklaim bahwa banyak artis yang membongkar hubungan pasangan di sinetron Ikatan Cinta itu, salah satunya adalah Ruben Onsu.
Baca Juga: Detik-detik Jasad Ferdy Sambo Dikebumikan Hari Ini Usai Polri Beri Penghormatan Terakhir, Benarkah?
Tetapi, pernyataan itu hanyalah opini yang menggiring ke arah disinformasi.
Arya Saloka dan Amanda Manopo memang kerap dijodoh-jodohkan oleh para penggemar, khususnya fans sinetron Ikatan Cinta. Namun hingga kini, keduanya tidak memberikan klarifikasi mengenai rumor yang beredar.
Dengan kata lain, isi video yang menyebutkan Ruben Onsu menjadi saksi bisu hubungan Arya Saloka dan Amanda Manopo terbukti berbeda dengan judul yang tertera.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati