Ini ucapan Presiden Joko Widodo yang sungguh keren, skakmat langsung semua yang asal bunyi memberikan hujatan.
Menjadi seorang pemimpin, apalagi presiden atau kepala negara bukan hal mudah. Komentar tidak konstruktif, merendahkan, sekaligus tanpa pikir panjang bisa dilontarkan, yang sebenarnya bisa saja dibalik dengan mudah: bila yang mencemooh mendapatkan kesempatan sama sebagai presiden, apakah bisa lebih baik dari yang dihujat? Namun, Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan keren sekaligus cerdas. Bisa dicerna dan dimaknai siapa saja, yang ingin menjadi manusia Indonesia seru, tidak mencemooh, namun mengaca kepada diri sendiri sebelum berucap.
Disimak dari cuplikan TikTok, antara lain diunggah akun bernama @jokowiadabersamarakyat_ri dalam bentuk video, tampak Presiden RI Joko Widodo berpidato dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Kompleks MPR/DPR, Senayan Jakarta.
Dalam rapat yang berlangsung Rabu (16/8/2023) itu, beliau mengenakan baju adat Suku Tanimbar, Maluku.
"Ada yang mengatakan saya ini bodoh, plonga plongo, tidak tahu apa-apa, Firaun, tolol, ya ndak papa. Sebagai pribadi saya menerima saja. Tapi yang membuat saya sedih, budaya santun dan budi pekerti luhur bangsa ini kok kelihatan mulai gila," paparnya yang mendapatkan tepuk tangan riuh dari para peserta rapat.
Tanpa perlu menyebutkan nama siapa-siapa saja yang mencemooh atau memberikan hujatan tanpa santun, tidak bernas, atau makian "kosong" tanpa nilai atau value, ajakannya adalah mengindahkan budaya ketimuran, sebagai orang Indonesia. Menjadi seseorang yang kritis dan santun berbahasa maupun bersikap dan berperilaku.
Momentum ini tidak saja mengingatkan kembali sederet makian tidak berkelas yang sudah terlontar dan ditujukan kepadanya, akan tetapi dalam skala lebih tinggi: ajakan untuk santun dan beretika yang ditujukan kepada siapa saja yang merasa dirinya Indonesia.
Sebuah pernyataan keren, tentang menjadi Indonesia seperti cita-cita semua warga Indonesia. Dan makin mengena saat diucapkan beliau dalam momentum Hari Ulang Tahun atau HUT ke-78 Republik Indonesia.
Dirgahayu Kemerdekaan RI, Pak Presiden!
Tag
Berita Terkait
-
Dirgahayu Kemerdekaan RI, Melaney Ricardo Bikin Challenge dengan Suami
-
Beragam Gimik Politisi di Sidang Tahunan MPR, Imbas Makin Dekatnya Pilpres 2024 ?
-
Pidato Kenegaraan Presiden: Indonesia Berpeluang Besar Jadi 5 Besar Kekuatan Ekonomi Dunia
-
Fakta-fakta Baju Adat Tanimbar, Dipakai Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR
-
Presiden Jokowi Pakai Baju Adat Tanimbar saat Hadiri Sidang Tahunan MPR
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena