/
Selasa, 22 Agustus 2023 | 13:11 WIB
Megawati Soekarnoputri (Instagram/@presidenmegawati)

Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menilai kalau TNI, polisi, hingga ASN zaman sekarang lembek.

Hal itu dia ungkap saat acara Sosialisasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah pada Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka di The Tribrata, Jakarta Selatan pada Senin (21/8/2023) kemarin.

"Kalau negara diserang, ini saya tanya sama TNI, kok menurut saya TNI sekarang lembek, polisi lembek, waduh saya pikir itu kok piye toh yo, tapi betul lho, pegawai negeri lembek," kata Megawati.

Ketua Umum PDIP ini kemudian menyinggung soal kasus Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.

“Makanya aku nyentil itu Pak Sambo. Kok anak buah sendiri dibunuh? Udah gitu saya pikir gini, hukum Indonesia ini hukum apa ya sekarang? Lho saya bukan orang hukum tapi kan saya bisa mikir. Ini apa benarnya?” tanya dia.

Dia mempertanyakan soal perubahan hukuman mati Ferdy Sambo menjadi seumur hidup.

“Sudah dua pengadilan. Yang tingkat pertama hukuman mati, yang kedua hukuman mati. Masuk ke MA eh kok pengurangan hukuman? Lho kok bisa dikasih apa namanya? Pengurangan hukuman. Saya sampai mikir begini. Anak orang begini, meskipun dia prajurit atau apa itu, apa karena nilainya hanya prajurit hah?” tandasnya.

Load More