Rakyat Vietnam dikabarkan mengejek dan menghina Timnas Indonesia sebagai buntut atas tuduhan kecurangan yang dilakukan Timnas Vietnam di ajang final Piala AFF U-23.
Tetapi, informasi tersebut adalah keliru dan merupakan disinformasi. Setelah dilakukan cek fakta, penelusuran tidak menemukan bukti bahwa rakyat Vietnam mengejek dan menghina Timnas Indonesia.
Kabar palsu tersebut disebarkan oleh kanal YouTube LIGANYA DAGELAN yang mengunggah video berjudul "AKSI BALAS DENDAM VIETNAM!! Tak Terima Dicap Curang dan Mafia AFF, Nguyen Hina dan Ejek Timnas Gini".
Video dengan durasi 2 menit 52 detik itu memiliki thumbnail dengan narasi yang berbunyi, "Ngamuk Dituduh Curang Di Piala AFF, Rakyat Vietnam Blak-blakan Ejek dan Hina Timnas".
Saat artikel ini ditulis, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 2.200 penayangan. Lantas, bagaimana penjelasannya?
PENJELASAN:
Video tersebut memuat informasi menyesatkan atau hoaks yang dapat menggiring opini kelompok tertentu, dalam kasus ini adalah Vietnam. Pasalnya, sepanjang video tidak ada informasi valid yang menyebutkan adanya aksi rakyat Vietnam yang melakukan penghinaan terhadap Timnas Indonesia.
Narator dalam video hanya membacakan ulang soal kontroversi kemenangan Vietnam saat melawan Indonesia di babak final Piala AFF U-23.
Namun, narator sama sekali tidak menyebutkan adanya reaksi kemarahan dari rakyat Vietnam yang berujung pada penghinaan terhadap Timnas Indonesia karena dicap curang dalam Piala AFF.
Baca Juga: Kerja di Rumah Raffi Ahmad, Lala Pengasuh Rafathar Sering Dimintai Uang: Pinjam Sampai Rp 10 Juta
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara