/
Senin, 04 September 2023 | 15:18 WIB
Kolase foto Laura Meizani alias Lolly dan Nikita Mirzani.

Laura Meizani seolah berusaha membuktikan kesuksesannya hidup mandiri di Inggris pasca berkonflik dengan sang ibunda, Nikita Mirzani.

Salah satunya dengan membagikan kabar bahagianya diterima di dua kampus bergengsi. Bukan hanya itu, Lolly juga sempat mengaku bahwa pendidikannya itu dibayari oleh pemerintah Inggris.

Namun pengakuan ini dimentahkan habis-habisan oleh Nikita, seperti dilihat di akun TikTok @livekalimantanborneo20. Sambil mengobrol bersama sang asisten Mail, Nikita mengaku heran dengan cerita Lolly yang sempat mengeluhkan gagal interview di kampus.

"Gue bingung itu anak mau sekolah apa mau kerja pakai diinterview?" celetuk Nikita yang sontak membuat lawan bicaranya tertawa, seperti dikutip pada Senin (4/9/2023).

Sebagai pengingat, Lolly memang pernah bercerita gagal menjalani sesi wawancara karena tidak membawa BRP Card. Pengakuan ini juga sempat membuat warganet tidak percaya dengan ceritanya diterima di kampus terkemuka di Inggris.

Karena itulah Nikita meminta supaya warganet jangan membanjiri anaknya dengan dukungan, apalagi pujian karena sudah diterima di kampus ternama termasuk Cambridge.

"Netizen minta tolong, jangan di-support terus dong, apalagi postingan dia yang terakhir, yang dia pamerin dia diterima. Itu bukan diterima guys, itu cuma reply-an email yang memang itu akan terjadi ketika kita mendaftar. Ketika kita mendaftar pasti ada email tersebut," jelas Nikita.

Janda tiga orang anak itu juga menyangsikan pengakuan Lolly soal dirinya tidak diizinkan interview karena tidak membawa beberapa berkas. Sebab menurutnya visa Lolly memang hanya bisa dipakai secara terbatas, yakni bersekolah di lembaga tertentu.

"Enggak bisa visa itu dipakai buat ke sekolah ini sekolah itu, nggak bisa," tegas Nikita. "Visa dia itu diterima karena dia sekolah di Taunton."

Baca Juga: Muak Nampung Lolly, Kakak Eda Suruh Nikita Mirzani Jemput Anaknya: Nyuci Piring Aja Gak Bisa!

"Dan tidak ada pemerintah, anak Indonesia dari keluarga orang kaya, bukan dari keluarga telantar, yang diterima di sekolah lain yang dibayari pemerintah. Logikanya dari mana?" pungkasnya.

Load More