Anies Baswedan mengakui bila dirinya memang tidak melibatkan PKS dan NasDem untuk memutuskan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi cawapres.
Anies Baswedan menjelaskan, strategi politik yang ia jalankan merupakan upaya untuk mendulang suara di Jawa Timur.
Namun sebelum memutuskan, Anies dan Ketum NasDem melakukan pembicaraan dengan sejumlah opsi.
"Saat itu gambarannya, kita berunding dulu dengan PKS dan Demokrat, setelah itu mengajak PKB, dengan Risiko PKB mungkin sudah diajak oleh (partai) yang lain dulu. Atau bangun kesepakatan sekarang (dengan PKB), lalu menjelaskan kepada PKS dan Demokrat, risikonya mereka merasa dilewati dan tidak diajak bicara," kata Anies dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Selasa (5/9/2023).
Anies melanjutkan bahwa apa yang dilakukannya itu adalah ijtihad. Selanjutnya Surya Paloh memilih opsi untuk membangun kesekapatan dulu dengan PKB setelah itu berbicara dengan dua partai koalisinya.
"Saya katakan, 'Pak Surya Paloh ini ada dua partai yang sudah dalam percakapan selama beberapa bulan'. Itu saya harus katakan, inilah opsi baru yang memang tidak ada di percakapan kita," beber Anies.
Namun, apa yang sudah dirundingkan rupanya gagal. Demokrat memang merasa dikhianati dan memutuskan untuk menarik dukungan.
Seperti diketahui, Anies Baswedan mengejutkan publik dengan memilih Muhaimin Iskandar sebagai cawapres dalam Pemilu 2024.
Sebelumnya, rumor antara Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang akan berpasangan sudah tersiar ke publik sebagai calon yang diusung oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser Baru, Padahal Sudah Punya Dua Seri Lawas
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes