/
Jum'at, 08 September 2023 | 20:56 WIB
Ammar Zoni menangis saat dituntut penjara 1 tahun dalam sidang kasus narkoba, Jumat (8/9/2023). (Suara.com/Tiara Rosana)

Ammar Zoni menangis setelah dituntut dengan hukuman 1 tahun penjara oleh jaksa dalam sidang kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2023).

Ammar Zoni kecewa meski tuntutan jauh lebih ringan dibanding dakwaan. Ia merasa hukuman yang pantas diterimanya adalah rehabilitasi saja.

Usai sidang, Ammar Zoni langsung menghampiri adiknya, Aditya Zoni dan langsung memeluk sang adik untuk meluapkan kekecewaannya. Ketika itulah air matanya jatuh. 

"Ammar kecewa, tuntutan pidana penjara seperti itu, konyol. Padahal sudah diatur di undang-undang yang ada. Seharusnya yang seperti Ammar ini menjalani rehabilitasi," kata Abdullah, kuasa hukum Ammar Zoni.

Jaksa menuntut Ammar Zoni hukuman 1 tahun penjara karena suami Irish Bella itu dinyatakan telah melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf A UU nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika.

"Berdasarkan fakta-fakta persidangan dan keterangan saksi-saksi serta alat bukti surat yakni hasil tes urine yang positif kami Penuntut Umum berkesimpulan bahwa dakwaan yang terbukti yaitu Pasal 127 ayat 1 huruf A Undang Undang Nomer 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," tegas jaksa.

Ammar Zoni didakwa oleh JPU telah melanggar Pasal 112 Ayat 1 Junto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp800 juta paling banyak Rp 8 miliar.

Jaksa juga menggunakan dakwaan alternatif yakni Pasal 127 Ayat 1 a Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Ammar Zoni ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan atas penyalahgunaan narkoba di kediamannya kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat pada 8 Maret 2023.

Baca Juga: Ammar Zoni Merasa Dipermainkan Jaksa saat Sidang Dakwaan Ditunda Lagi

Sebelum disidang, Ammar Zoni sempat menjalani rehabilitasi yang berakhir pada Agustus kemarin.

Load More