Para pemilih PKB lebih cenderung mencoblos Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto ketimbang pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Ini merupakan hasil survei terbaru SMRC yang diumumkan Kamis (14/9/2023).
Dalam survei yang dilakukan selama periode 5 - 8 September kemarin, hanya 20 persen pemilih PKB yang akan mencoblos pasangan Anies - Cak Imin atau dikenal dengan singkatan Amin.
"PKB baru 20 persen yang berasosiasi dengan pasangan Amin, lebih besar kepada Ganjar dan Prabowo," terang Saiful Mujani, pendiri SMRC.
Ia mengatakan temuan ini menunjukkan bahwa PKB masih membutuhkan waktu dan kerja keras untuk membawa para pemilihnya ke gerbong Anies - Cak Imin.
"Ini tantangan buat PKB dan tim Amin, buat menarik pemilih PKB sendiri," lanjut Saiful.
Saiful melanjutkan dalam survei sebelumnya para pemilih PKB memang lebih cenderung mencoblos Ganjar dan Prabowo dalam pemilihan presiden.
Seperti dalam survei SMRC di Mei lalu, yang menemukan bahwa hanya 22 persen pemilih PKB yang mencoblos Anies Baswedan di Pilpres. Sisanya lebih dekat dengan Ganjar dan Prabowo.
Pemilih Demokrat Cepat Tinggalkan Anies
Dalam survei yang sama ditemukan bahwa pemilih Demokrat sangat cepat meninggalkan Anies Baswedan setelah mantan gubernur Jakarta itu memilih berpasangan dengan Cak Imin.
SMRC menemukan kini hanya tinggal 22 persen pemilih Demokrat yang akan mencoblos Anies dalam pilpres. Sisanya, sebanyak 33 persen beralih ke Ganjar dan 38 persen ke Prabowo.
Sebelumnya dalam survei pada Mei lalu, sebanyak 38 persen pemilih Demokrat memilih Anies dan hanya 13 persen yang akan mencoblos Ganjar Pranowo. Sebagian besar pemilih Demokrat lebih condong ke Prabowo dengan jumlah 45 persen.
Kabar baik bagi pasangan Amin adalah para pemilih PKS dalam survei terbaru ini masih setia di kubu Anis. Sebanyak 69 persen pemilih PKS memilih mencoblos pasangan Amin dalam pilpres, tak berbeda jauh dari survei pada Mei silam.
Dalam survei yang dilakukan dengan telepon tersebut, diketahui elektabilitas pasanan Amin kini sekitar 16 persen atau relatif tak berubah jauh sebelum Anies Baswedan memutuskan berpasangan dengan Cak Imin.
Sementara elektabilitas Ganjar Pranowo juga stabil di angka 35,4 persen dan Prabowo di 31,7 persen.
Saiful Mujani menyimpulkan bahwa bergabungnya Cak Imin dan PKB ke Anies Baswedan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap mantan gubernur Jakarta tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung