Partai Demokrat sudah mantap angkat kaki dari Koalisi Perubahan setelah deklarasi pencalonan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alih-alih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sebagai informasi, sebelumnya AHY digadang-gadang menjadi bacawapres Anies. Namun beberapa pekan lalu peta politik berubah dan berujung dengan hengkangnya Partai Demokrat.
Kini Partai Demokrat disebut-sebut akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju yang berporos pada Prabowo Subianto. Namun tak disangka, PDI Perjuangan yang sudah mencalonkan Ganjar Pranowo juga siap merangkul Partai Demokrat.
Padahal Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan terlibat perang dingin dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lantas benarkah PDIP siap berkoalisi dengan SBY dan Demokrat?
Hal inilah yang disoroti oleh politikus senior PDIP Panda Nababan di kanal YouTube Total Politik. "Semua kemungkinan bisa terjadi, karena pragmatisme. Terus terang aja ini banyak yang berproses," ujar Panda, dikutip pada Jumat (15/9/2023).
Namun menurut Panda ada satu syarat yang semestinya dipenuhi SBY. Apakah itu?
"Saya pikir kalau dia betul-betul tulus dan ikhlas dan mau mengakui kesalahannya, ya minta maaf, SBY jadi tuh, bisa. Ya tanya SBY aja," terang Panda.
Meski begitu, Panda juga tak menampik bahwa Megawati pernah sangat sakit hati dengan SBY di masa lalu. Konflik mereka pun berkaitan dengan rivalitas politik menjelang Pilpres 2004.
"Artinya saya sendiri diutus Mega ke SBY dan setelah saya laporkan hasilnya yang tidak dijawab (Megawati menjawab), 'Ya itulah Panda kalau pembohong', simple kan?" tegas Panda.
Baca Juga: SBY Dituding Cuma Drama, Surya Paloh Ternyata 'Tendang' AHY Akibat Dendam Kesumat?
Hal ini juga diamini oleh ekonom senior Rizal Ramli yang mengaku pernah menganjurkan agar Megawati berbaikan dengan SBY. "Dilihatkanlah track record masa lampau, memang nggak bisa," pungkas Rizal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI