Bacapres Prabowo Subianto disebut bisa saja lakukan strategi 'brutal' demi melenggang mulus di Pilpres 2024 mendatang. Hal tersebut dinyatkan oleh pengamat politik, Yunarto Wijaya.
Menurut Yunarto, strategi itu bisa saja digunakan karena saingan ketat antara Prabowo dengan Ganjar Pranowo. Baik pihak Ganjar dan Prabowo disebut akan saling mengintip untuk mengeluarkan kartu AS masing-masing.
"Ini akan adu upaya saling mengintip di antara kedua koalisi ini," kata Yunarto seperti yang dikutip dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club.
"Dan mungkin akan dimulai terlebih dahulu Pak Ganjar mengintip ke pak Prabowo, akan menggunakan strategi yang mana," imbuhnya.
Ada dugaan stategi Prabowo, yakni dengan menempel pada Jokowi dengan dua cara.
"Apakah akan menggunakan strategi yang sangat frontal dan brutal menempel Pak Jokowi dengan menggaet anak kandungnya," unglap Yunarto.
"Atau menggunakan pendekatan yang lebih moderat menggart bukan anak kandungnya tapi anak emasnya, namanya Erick Thohir," imbuhnya.
Prabowo sendiri menurut Yunarto kalah dua kali karena salah menghitung suara Jawa Timur.
"Pak Prabowo kan kekalahannya salah berhitung tentang Jawa Timur 2214 sangat percaya diri tapi kalah tidak besar, 2019 suara meningkat di Sumatera dan Sulawesi di Jawa Timur hancur," ujar Yunarto.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi LNG, KPK Periksa Eks Direktur Gas Pertamina Yenny Andayani
"Jadi itu yang menjelaskan kenapa 2022 Juli udah langsung lamar PKB walau pun putus," tandasnya.
Putusnya koalisi Gerindra-PKB sendiri disebut Yunarto karena Prabowo malah lebi melirik Gibran dan Erick Thohir sebagai wakilnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?