Bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, dicecar perihal Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, yang melakukan aksi bagi-bagi uang Rp50 ribu ke warga perkampungan nelayan.
Hal ini terjadi ketika Prabowo hadir di acara bertajuk "3 Bacapres Bicara Gagasan" yang dipandu oleh Najwa Shihab dan tayang di kanal YouTube Najwa Shihab.
Saat itu, Prabowo sama sekali tak menampik kabar tersebut. Ia justru mengatakan bahwa rekan satu koalisinya itu merupakan seorang yang gemar bersedekah. Ia juga menyebut jika Zulhas sama sekali tak memiliki kepentingan saat membagikan gocapan kepada warga di perkampungan nelayan.
"Pak Zulkifli tidak nyapres, tidak nyagup, tidak nyaleg, tidak nyabut. Dia tidak mau jadi kepala desa pun. Jadi dia orang yang suka sedekah," kata Prabowo dikutip Rabu (20/9/2023).
Lebih lanjut, Prabowo juga mengklaim jika dirinya sudah lama mengenal Zulhas. Ia menyinggung soal rekan koalisinya yang dulunya seorang pengusaha hingga pernah mendirikan sekolah unggulan di Lampung.
"Saya kenal Pak Zulkifli Hasan. Dia di Lampung membangun sekolah unggulan dengan uang dia sendiri, dia seorang pengusaha," ujar Prabowo.
"Dia suka sedekah dan dia tidak nyaleg, tidak nyagup, tidak nyagup, tidak menjadi wali kota, tidak mau jadi presiden," imbuhnya.
Dalam hal ini, Prabowo juga secara tersirat seperti mengatakan bahwa dirinya tak mempermasalahkan soal politik uang yang kerap kali dilakukan oleh politikus, termasuk Zulhas.
"Kalau dia mau bagi-bagi uang terima aja, tapi jangan ikuti. Berarti akan patah sendiri, lama-lama nggak mau bagi-bagi lagi," terang Prabowo.
"Sebaiknya jangan diterima, tapi kalau banyak rakyat kita yang sangat sulit hidupnya, dia yang penting tidak terpengaruh, jangan dia terpengaruh," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Skandal 'Absen Bodong' Guncang Brebes! 3.000 ASN Terancam Sanksi Berat, Pangkat Bisa Diturunkan
-
Makna di Balik Lagu Sederhana Sheila On 7: Validasi Cerita di Luar Sana Tentang Keseharian Personel
-
6 Jam Pelarian Menantu Sadis: Drama Penangkapan Pembunuh Mertua di Mojokerto
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata