Bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, ditanya oleh Najwa Shihab terkait pasal penghinaan terhadap presiden yang ada dalam KUHP. Momen ini terjadi ketika Menteri Pertahanan itu hadir di acara Mata Najwa: 3 Bacapres Bicara Gagasan.
"Saya ingin tanya soal Pasal Penghinaan terhadap Presiden dan Kekuasaan Umum yang ada di KUHP, yang kerap jadi pasal karet, yang menjerat mereka yang mengkritik presiden atau mengkritik kekuasaan umum," tanya Najwa Shihab di kutip dari kanal YouTube-nya pada Rabu (20/9/2023).
"Seberapa itu menurut Anda penting untuk dipertahankan? Itu sebetulnya belum berlaku pasalnya, tapi banyak yang bilang itu salah satu indikator yang akan membuat orang ragu kritik kepada presiden. Apakah ketika Anda menjabat sebagai presiden nanti, Anda akan menggunakan pasal itu kepada orang yang Anda rasa menyerang kehormatan Anda?" imbuhnya.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Prabowo menyinggung momen ketika Presiden Joko Widodo alias Jokowi dikritik habis-habisan oleh Rocky Gerung menggunakan kata-kata kasar.
Ia menceritakan bahwa saat itu Jokowi sama sekali tak mengambil langkah hukum untuk melaporkan Rocky Gerung.
"Kita lihat Pak Joko Widodo sendiri ada seorang intelektual yang mengatakan dia bodoh, tolol, dan sebagainya. Kan Pak Jokowi biasa-biasa saja, nggak nanggapi juga, iya kan. Nggak ada beliau ngadu-ngadu ke hukum dan sebagainya," jawab Prabowo.
Prabowo lantas menegaskan bahwa dirinya tak akan menggunakan pasal tersebut jika terpilih sebagai presiden kelak. Pasalnya selama ini dirinya juga sudah banyak mendapatkan fitnah dan hujatan, tapi memilih untuk diam.
"Kalau saya pribadi sudah sering saya difitnah. Jadi saya itu nggak terlalu menanggapi, saya pribadi," ujar Prabowo.
Baca Juga: Hubungan Fuji dan Asnawi Diramal Bertahan Lama Jika Lanjut Tunangan Tahun Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh