Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, diminta untuk memaparkan refleksi diri atau tapak tilas di depan cermin besar.
Momen ini terjadi saat Anies datang ke acara Mata Najwa: 3 Bacapres Bicara Gagasan yang diselenggarakan di Universitas Gajah Mada (UGM) pada Selasa (19/9/2023).
Anies lantas menceritakan momen perdana dirinya menginjakkan kaki di UGM, yakni saat ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
"Di tempat ini, di lapangan ini, saya kelas 1 SD dan bermain sepak bola pertama kali di lapangan terbuka namanya lapangan STO. Pada waktu itu saya kelas 1 SD," ungkap Anies dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab Rabu (10/9/2023).
Bacapres yang akan maju di Pilpres 2024 ini kemudian memaparkan momen ketika dirinya mulai berkuliah dan sering kali diminta jadi pembicara usai lulus dari UGM.
"Pada tahun 1989 saya berada di lapangan ini, namanya Lapangan Pancasila, menjadi mahasiswa Universitas Gajah Mada, universitas yang saya impikan sejak saya SD ketika main di lapangan ini,"
"Tahun 1991 saya menjadi Ketua Panitia Ospek untuk mahasiswa baru. Saat itu tahun kedua dan saya menyambut adik-adik mahasiswa baru yang berkuliah di sini,"
"Di tahun 1992 saya berbicara kepada adik-adik mahasiswa baru, menyampaikan kepada mereka bagaimana menjadi mahasiswa di Gajah Mada, saat itu saya Ketua Senat Mahasiswa UGM,"
"2015/2016 saya kembali ke sini bertemu dengan mahasiswa baru mencetitakan bagaimana masa depan," tuturnya.
Baca Juga: 5 Gaya Wika Salim Motoran yang Bikin Salfok, Cantiknya Ugal-ugalan
Hingga akhirnya, sekarang dirinya bisa kembali ke UGM untuk mengungkapkan gagasannya jika terpilih menjadi presiden.
"Dan hari ini, 19 September 2023, anak yang waktu itu umur 7 tahun main sepak bola di lapangan Pancasila, sekarang berada di sini diminta tukar gagasan tentang Indonesia ke depan untuk 275 juta penduduk Indonesia," ujar Anies.
Selain menceritakan momen-momen tersebut, Anies lanjut membeberkan pesan dari ibunya saat masih kecil dan bahkan sebelum menghadiri acara ini.
"Anies ingatlah apa yang dikatakan oleh ibumu ketika dia mengantarkanmu masuk sekolah SD umur 7 tahun, pada saat itu dipesankan kerja keras, rajin. Dan ketika masuk kuliah ibumu pesan, 'Anies yang kita miliki cuma nama baik, jaga nama itu baik-baik'," tutur Anies.
"Dan hari ini sebelum saya berangkat ke Jogja, ibu saya mendoakan dan ibu saya kembali mengatakan 'Anies berada di tempat ini semata-mata karena Anies menjaga nama baik. Jaga nama baik itu baik-baik'," pungkasnya.
Refleksi diri dari Anies ini sontak saja menuai sorotan dari netizen. Banyak netizen yang merasa terharu saat mendengar pernyataan Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai