/
Jum'at, 22 September 2023 | 18:34 WIB
Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 Indra Sjafri ((Dok: Pos Indonesia))

Bila ingin bertolak ke final Asian Games 2022, Coach Indra Sjafri sebutkan Timnas Indonesia mesti menerapkan strategi ini.

Timnas Indonesia U-24 menelan kekalahan dalam laga di Grup F Asian Games 2022 saat kontra Timnas Taiwan (21/9/2023). Padahal, sebelumnya menang atas Kirgistan 2-0. Ketidakberasilan itu disorot karena lawan selanjutnya, Korea Utara lebih berat, sehingga disebut sebagai pertarungan hidup dan mati.

Dikutip dari kantor berita Antara, Coach Indra Sjafri yang mengawal Timnas Indonesia U-24 menyatakan sebenarnya telah memprediksi gaya permainan Taiwan yang lebih defensif.

Sayangnya, anak-anak asuhnya belum bisa mendobrak pertahanan Taiwan. Justru berakhir dengan kekalahan 0-1.

Hasil ini membuat Indonesia berada di peringkat dua klasemen Grup F dengan satu menang dan satu kalah. Catatan yang sama dengan Taiwan, namun Indonesia unggul selisih satu gol.

Pemain Timnas Indonesia U-24 (sumber: (Instagram/@timnasindonesiainfo))

"Dengan gol yang terjadi saat lawan Taiwan, para pemain tidak bisa bangkit. Saya melakukan beberapa pergantian untuk bisa mengubah situasi tapi tidak banyak membantu. Hasil ini hasil yang sangat kita tidak inginkan," ungkap Coach Indra Sjafri.

Menurutnya, dalam laga itu para pemain Indonesia tidak bisa berkembang seperti yang diharapkan. Ia mencatat banyak terjadi kesalahan-kesalahan operan bola. Selain itu tidak terdapat pergerakan tanpa bola yang dilakukan para pemain Timnas Indonesia.


Indonesia tinggal menyisakan satu laga di babak grup melawan Korea Utara pada Minggu (24/9/2023). Karena itu, saat Timnas Indonesia kontra Timnas Korea Utara harus bermain habis-habisan agar menang. Strategi apapun yang diterapkan, mesti memenuhi unsur menciptakan gol sebanyak mungkin.

Tujuannya agar unggul selisih gol apabila Taiwan juga meraih kemenangan melawan Kirgistan pada akhir pekan yang sama.

"Ini jadi bahan evaluasi. Kita harus hadapi pertandingan satu lagi, mau tidak mau harus bekerja keras untuk lolos di grup. Kalau saat berlaga lawan Taiwan bisa menang, di pertandingan ketiga kita tidak terlalu dikejar melawan Korea Utara habis-habisan. Terakhir melawan Korea Utara harus kita menangkan," tandasnya.

Indra Sjafri menyatakan akan memanfaatkan masa jeda dua hari untuk mempersiapkan Timnas Indonesia sebaik-baiknya melawan Korea Utara.

Load More