Nikita Mirzani membela anaknya, Laura Meizani alias Lolly, yang dimaki oleh ibu angkatnya, Mami Eda, soal tagihan listrik mahal.
Lewat siaran langsung di Instagram, Nikita Mirzani menegur balik Mami Eda yang sudah memaki anaknya.
Ia menilai kalau itu adalah risiko atas keputusannya yang mau menampung Lolly selama mengampu pendidikan di London, Inggris.
"Sekarang mau mengeluh soal lampu, bayar mahal setelah anak itu tinggal di situ, ya risiko lu yang nampung. Jangan marahin tu anak," timpal Nikita Mirzani, dikutip Minggu (24/9/2023).
Ia menegaskan kalau tidak ada satu orang pun yang berhak memarahi anaknya, meskipun Lolly belakangan ini memang saling sindir dengan dirinya.
"Biar bagaimanapun anak itu sudah kurang ajar ke saya, tidak ada yang boleh maki dia. Yang boleh maki itu anak cuma saya, ibunya," sambung dia.
Perempuan yang akrab disapa Nyai itu memang mengaku sudah mengikhlaskan Lolly dan tidak lagi menganggapnya sebagai anak.
Hanya saja dia tetap tidak terima apabila anaknya dihardik orang lain.
"Memang iya, tapi jangan sampai kedengaran di kuping gue," beber Nikita.
"Anak itu tetap gue ikhlasin, tapi orang yang menghina anak berurusan sama gue," tegasnya.
Nikita Mirzani kemudian menjelaskan soal awal mula Mami Eda menampung Lolly di rumahnya.
Padahal waktu itu Mami Eda sempat senang bisa membawa Lolly keluar dari asrama. Ia juga dianggap pahlawan oleh warganet karena Lolly masih konflik dengan Nikita Mirzani.
"Lu yang nampung. Lu yang hip-hip hore anak itu keluar dari asrama. Lu yang jemput. Lu yang seolah jadi ibu peri memberikan tempat sampai disanjung netizen seluruh Indonesia. Tiba-tiba gue baca tuh anak dimarahi cuma gara-gara lampu," tuturnya.
"Ya sudah risiko. Mau minta uang sama gue? Enggak mungkin gue kasih duit. Makanya jangan berkhayal," pungkas mantan istri Antonio Dedola itu.
Diketahui sindiran Mami Eda ini muncul tatkala Lolly sedang melakukan live streaming alias siaran langsung.
Lewat video dari @galeri.acak, saat itu Lolly sedang sarapan sembari live streaming. Namun lampu yang dipakai di ruangan Lolly mendadak dimatikan Mami Eda.
Lolly pun segera memberi tahu Mami Eda kalau dirinya sedang melakukan siaran langsung.
"Eh, mami dimatiin, aku lagi nge-live mami," ujarnya.
Mami Eda kemudian membalasnya dengan fakta kalau tagihan listrik di sana amat mahal. Ia menganjurkan agar Lolly membuka pintu demi mendapatkan cahaya cukup.
"Buka pintu, buka pintu, tidak boleh, biaya listrik terlalu mahal. Buka pintu, air listrik Lolly tinggal di sini mahal sekali saya bayar, demi Tuhan," pinta Mami Eda.
Lolly lalu menjelaskan kalau Mami Eda memang kerap marah apabila dirinya menyalakan lampu pagi-pagi.
"Jadi mami itu paling marah kalau kita itu nyalain lampu pagi-pagi. Kalau kita nyalain lampu pagi-pagi, nyalain lampu pas malem itu nanti kena marah," timpal dia ke penontonnya.
"Soalnya biaya lampu di sini mahal banget," tukasnya.
Sekadar informasi, Lolly kini sedang menempuh pendidikan di London, Inggris. Di sana dia tinggal bersama ibu angkatnya yang dikenal dengan nama Mami Eda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi