Arhan Pratama terancam bermain di kasta rendah Liga Korea Selatan jika benar-benar diboyong Suwon FC, klub di K-League 1 dari klub Jepang Tokyo Verdy.
Suwon FC kini terancam terdegradasi ke K-League 2, divisi dua liga sepak bola Korsel. Suwon FC kini duduk di urutan 10 dari 12 tim di papan klasemen K-League 1.
Suwon FC bahkan belum pernah menang di dua pertandingan terakhirnya dan baru saja memecat pelatihnya karena catatan buruk di K-League 1.
Padahal klubnya saat ini, Tokyo Verdy berpeluang besar naik kasta ke J1 League pada musim depan. Kini klub Pratama Arhan itu duduk di urutan 4 klasemen J2 dengan sisa 6 pertandingan pada musim ini.
Regulasi liga Jepang mengatur bahwa tim juara dan runner up J2 akan otomatis naik ke J1. Sementara tim di urutan 3 -6 dan satu tim di urutan 16 J1 akan bertarung di play-off memperebutkan tempat ketiga promosi ke J1.
Meski demikian di Tokyo Verdy, Arhan memang jarang dilirik. Sejak bergabung ke klub Jepang itu pada 2022 lalu, Arhan baru dua kali bermain di laga Liga 2 dan dua kali pula membela klub di ajang Emperors Cup.
Sebelumnya, laporan media Korsel, menyebut bahwa Arhan Pratama sudah sepakat untuk bermain di Suwon FC pada musim depan. Meski demikian alasan Suwon merekrut bek kiri Timnas itu bukan semata-mata karena kemampuannya tetapi juga karena alasan finansial.
"Manajer Suwon FC, Choi Soon-ho mengawasi pasar Asia Tenggara untuk meningkatkan nilai klub," demikian analisis Sports Chosun dalam artikelnya.
"Suwon FC ingin memaksimalkan pemasaran dan performa tim dengan merekrut Arhan," bunyi laporan tersebut lebih lanjut.
Alasan ini tentu masuk akal. Pasar Indonesia memang menggiurkan, terutama penggemar sepak bolanya yang sangat besar. Selain itu, pemain terkenal seperti Arhan Pratama juga memiliki jumlah pengikut di media sosial hingga jutaan yang bisa menjadi sasaran pemasaran klub.
Bukan rahasia lagi, akun media sosial klub asing yang dibela bintang sepak bola Indonesia akan langsung meraup follower yang besar. Ini sudah terjadi dengan Tokyo Verdy, KMSK Deinze yang dibela Marselo Ferdinan di Belgia, Ipswich Town, klub Elkan Baggott di Inggris.
Cara seperti ini sukses dilakukan oleh industri K-Pop di Indonesia. Tanah Air kini dikenal sebagai salah satu pasar utama series, film, makanan hingga produk kecantikan Korsel.
Tentu selain alasan finansial, Arhan Pratama diincar oleh Suwon FC karena dinilai berbakat.
"Jadi, Arhan masuk dalam daftar calon," tulis Sports Chosun.
Selain itu, posisi bek kiri Suwon FC juga diisi oleh pemain-pemain tua yang butuh penyegaran. Arhan juga dinilai punya kemampuan bertahan dan menyerang yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Beban Anak Bungsu Merawat Orang Tua: Tradisi atau Ketidakadilan?
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Apakah Smart TV Bisa Tanpa WiFi? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Layar Jernih 32 Inch
-
ILLIT Rangkul Identitas Diri dan Potensi Tak Terbatas Lewat Lagu Not Me
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Seni Mencintai dengan Waras di Buku Closer to Love Karya Vex King
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Perjalanan Cinta EJAE dan Sam Kim: Dari Rekan Kerja Hingga Pelaminan