Rumor kepindahan Arhan Pratama ke Suwon FC di liga sepak bola Korea Selatan dari klub Jepang Tokyo Verdy mencuri perhatian publik di Tanah Air pada pekan ini. Banyak yang gembira karena Suwon FC bermain di liga kelas atas Korsel, sementara Verdy adalah klub kasta kedua Jepang.
Tetapi banyak pula yang pesimistis. Terutama setelah media Korsel Sports Chosun melaporkan bahwa Suwon FC berniat mengambil Pratama Arhan karena alasan marketing. Di Verdy sendiri pemain Timnas Indonesia itu disebut-sebut hanya dimanfaatkan sebagai alat marketing oleh klub J2 League tersebut.
Pengamat sepak bola Australia, Ben Griffis pada Selasa (26/9/2023) mengatakan bahwa Tokyo Verdy telah merusak perkembangan Arhan sebagai pemain muda dengan hanya memanfaatkannya sebagai alat marketing alih-alih membantu mengembangkan bakat pemain berusia 21 tahun tersebut.
"Bagaimana kalau seumur hidupnya Arhan hanya dimanfaatkan sebagai alat marketing," tulis Ben Griffis di Twitter.
"Saya tahu dia punya potensi, tetapi dia benar-benar tidak dimainkan di klub sejak pindah ke Verdy. Ini jelas 100 persen merusak perkembangan pemain muda," lanjut Ben.
Ben tidak salah. Sejak pindah ke Jepang pada 2022, Arhan baru dimainkan dua kali di pertandingan J2 dan dua kali lagi di Piala Kaisar. Totalnya ia baru bermain selama 256 menit bersama tim utama Tokyo Verdy.
Sementara sejak merekrut Arhan Pratama akun Instagram Tokyo Verdi dibanjiri follower. Sebelum Arhan datang, follower akun klub hanya punya follower 30.000an. Kini klub asal Ibu Kota Jepang itu punya follower nyaris 500.000.
Bahkan Tokyo Verdy menjadi klub Jepang dengan akun Instagram berfollower terbanyak, mengalahkan klub-klub raksasa di J League.
Tidak hanya itu, demi meraup untung dari penggemar bola Indonesia Tokyo Verdy juga menyiarkan pertandingan di Youtube yang menggunakan komentar berbahasa Indonesia.
Baca Juga: Misteri Selimuti Welber Jardim saat Timnas Indonesia U-17 Kalah dalam Uji Coba Pertama di Jerman
Dengan bekal follower dan penonton asal Indonesia itu, Tokyo Verdy meraih cuan dari iklan dan pendapatan lain dari media sosial serta konten-kontennya.
Egy Disia-siakan di Eropa
Sebelum Arhan, striker Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri juga disebut cuma jadi alat marketing beberapa klub yang dibelanya di Eropa. Egy, yang kini berusia 23 tahun, diketahui sempat membela Lechia Gdansk di Polandia dan FK Senica di Slovakia.
Saat Egy bergabung pada 2018, follower Lechia Gdansk melonjak menjadi lebih dari 300.000 hanya dalam waktu singkat. Ketika ia pindah ke FK Senica di Agustus 2021, follower Instagram klub juga melonjak tinggi.
Pada saat itu, FK Senica menjadi klub followers Instagram terbanyak di Slovakia dan Republik Ceko dengan 196.000 followers.
Tetapi lagi-lagi Egy jarang dimainkan dan hanya dimanfaatkan sebagai alat marketing klub demi cuan.
Di Lechia Gdansk, Egy hanya dimainkan selama 11 kali dan mendapat waktu bermain selama 139 menit. Di FK Senica, Egy diturunkan selama 151 menit saja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman