Timnas Indonesia U-24 akan menghadapi Uzbekistan di babak 16 besar cabang olahraga Asian Games pada Kamis sore ini (28/9/2023). Harapan ditempatkan di pundak tim besutan Indra Sjafri itu, terutama setelah datangnya striker andalan Persis Solo Ramadhan Sananta.
Ramadhan Sananta menyusul Timnas Indonesia ke China pada awal pekan ini, setelah sempat dilarang oleh Persis Solo di awal Asian Games. Kedatangan striker 20 tahun itu diharapkan mempertajam lini depan Tim Garuda.
Sayangnya, kedatangan Sananta tampaknya tidak akan banyak membantu Timnas di laga Indonesia vsUzkbekistan. Ada beberapa alasan.
Pertama, seperti dikatakan komentator Tommy Welly alias Bung Towel, aksi Sananta di lini depan tak bisa maksimal tanpa sokongan terbaik di tengah.
Ramadhan Sananta bisa berfungsi optimal jika disokong oleh gelandang macam Marselino Ferdinan atau Ivar Jenner. Sayang kedua gelandang muda ini tidak bisa dibawa ke Asian Games.
Harapan sebenarnya ada saat gelandang Persib Beckham Putra dikabarkan akan berangkat ke China bersama Sananta. Sayang rencana itu tak terwujud karena pemain 21 tahun itu belum benar-benar pulih dari cederanya.
Alhasil di lini depan Ramadhan Sananta akan dibantu oleh striker sayap seperti Egy Maulana Vikri dan Ramai Rumakiek - yang hanya bermain di Liga 2 bersama Persipura. Sementara di lini tengah ada Rachmat Irianto yang lebih bertahan, Syahrian Abimanyu dan Doni Try Pamungkas.
Rachmat Irianto sendiri tampaknya berharap banyak pada Sananta di laga sore nanti.
“Kedatangan Sananta menurut saya sangat membantu, karena kemarin kita kehilangan sosok striker, saya dan rekan-rekan yang lain tentu akan mendukungnya,” kata Rian, sapaan akrab Rachmat, seperti dilansir dari laman PSSI.
Baca Juga: Pengamat Menilai Marselino Ferdinan Jadi Biang Keladi Strategi Timnas Indonesia U-24 Tidak Berjalan
Faktor kedua adalah Uzbekistan sendiri. Ini bukan tim kaleng-kaleng di Asia. Sebaliknya Uzbekistan sudah membuktikan dirinya di level Asia maupun dunia.
Pada Asian Games 2018 lalu Uzbekistan berhasil tembus hingga perempat final, sebelum dikalahkan Korea Selatan dalam pertandingan yang digelar di Bekasi.
Sementara pada Maret tahun ini Timnas U-20 Uzbekistan berhasil keluar sebagai juara Piala Asia, setelah mengalahkan Irak di partai final. Beberapa pemain di Timnas Uzbekistan U-20 saat ini juga bermain di Asian Games.
Timnas Indonesia sendiri, baik di kelas usia maupun tim senior, belum pernah mengalahkan Uzbekistan sejak 1997 lalu.
Ramadhan Sananta sendiri akan kesulitan menghadapi para pemain belakang Uzbekistan yang memiliki tinggi rata-rata 180 cm dan terbukti bermain solid di babak penyisihan melawang Hong Kong.
Meski demikian pelatih Indra Sjafri mengatakan ia sudah menganalisis permainan Uzbekistan, setelah menonton langsung laga melawan Hong Kong pada pekan lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Langkah Damai 57 Bhikkhu Menuju Borobudur Warnai Waisak 2026
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Callista Arum Ketakutan Lakoni Adegan Ekstrem di Film Tumbal Proyek
-
Cuma Pakai BRI, Saldo Tizzo Timezone Otomatis Jadi Dua Kali Lipat!