PDI Perjuangan mengambil langkah tegas dengan memecat Budiman Sudjatmiko yang disebut lebih mendukung Prabowo Subianto ketimbang bacapres yang mereka usung, Ganjar Pranowo. Manuver Budiman ini sendiri juga menuai pro dan kontra apalagi karena tahun 2019 lalu dirinya kerap mengkritik Prabowo dan para pendukungnya.
Namun di salah satu acara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Budiman malah terciduk mengaku-aku sebagai kader PDIP. Hal ini seperti dilihat di salah satu unggahan akun Twitter @PRABUOOOO9 kala menanggapi momen pertemuan Gibran Rakabuming Raka dengan Panda Nababan di Rakernas IV PDIP.
“Di acara PSI, Budiman kena sleding Gibran,” begitulah keterangan di videonya, dikutip pada Sabtu (30/9/2023).
Budiman dan Gibran tampak hadir di acara PSI yang dipandu oleh Helmy Yahya tersebut. Gibran sendiri mengaku senang lantaran semakin banyak anak muda yang tertarik masuk ke dunia politik dan kemudian menegaskan bahwa PDIP juga mempunyai kader-kader muda yang mumpuni.
“Kita nggak pengin anak-anak muda apatis, kita nggak pengin anak-anak muda anti politik. Karena bagaimanapun masa depan ini ditentukan oleh anak-anak muda,” kata Gibran.
Baca Juga: Bantah Tudingan Politik Dinasti, Relawan Sebut Jokowi Ogah Bantu Gibran Maju Wali Kota Solo
“Tapi jangan salah, PDI Perjuangan juga punya kader-kader muda yang bagus,” sambung Wali Kota Solo tersebut.
Setelah itulah Helmy bertanya kepada Budiman yang keceplosan menyebut PDIP sebagai partainya dan Gibran.
“Karena nyebut partai kami tadi, PDI Perjuangan...” ujar Budiman yang ternyata langsung diskakmat oleh sang anak sulung Presiden Joko Widodo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib