Politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan kembali menanggapi perkara bergabungnya putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Blak-blakan Panda menilai bahwa Kaesang terlampau terburu-buru dalam berpolitik.
Awalnya Panda menyentil PSI yang selalu menggaungkan partai anak muda dan seolah mendiskreditkan partai lain. Panda lalu mencontohkan Taruna Merah Putih di PDIP yang jumlahnya juga tidak kalah banyak dan sedang dipersiapkan untuk menjadi kader.
“Begitu ada mengklaim, ‘Kami anak muda’, ketawa mereka,” ucap Panda, dikutip dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Senin (2/10/2023). “Itu anak muda, itu juga yang memenangkan kami dulu, itu relawan-relawan yang militan. Jadi terus terang aja, maaf ya, artinya kita anggap ini suatu adegan yang bimsalabim dalam dua hari jadi ketua umum, ini memperkaya story. Jadi nanti ada (anggapan) ‘Bagaimana ya kalau bukan anak presiden?’, bisa juga, ‘Oh anak presiden’.”
Namun ditegaskan Panda bahwa semua situasi tersebut tidak mempengaruhi PDIP. “Mohon maaf, nggak ada dampak apa-apa. Kemudian PDIP terganggu? Tidak juga. Atau berpengaruh ke kita? Sorry, bukan kelasnya. Jangan dramatisasi,” tegas Panda.
Sedangkan terkait Kaesang, jurnalis senior itu terang-terangan menilai Kaesang memang seperti dikarbitkan dalam dunia politik. “Saya 8 tahun Ketua DPD, 5 tahun Ketua DPP, ada kader model begitu (dikomentari) ‘Eh kau masih ingusan kau’. Bukan aku meremehkan dia, memang masih perlu belajar kok, masa mau dikarbit?” ungkap Panda.
Baca Juga: Setahun Menikah, Erina Gudono Bongkar Alasan Tunda Hamil Anak Kaesang
Sebutan “bocah ingusan” ini sebelumnya juga pernah terang-terangan Panda sampaikan kepada putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Bahkan ketika sekarang Gibran dan saudara iparnya, Bobby Nasution, sudah menunjukkan kinerja mereka sebagai wali kota, Panda menyebut bahwa dirinya tetap tidak ragu mengkritik mereka.
“Saya mau ingatkan kemudian tidak ada Jokowi tersinggung, Jokowi sakit hati, Jokowi bermain di belakang (Megawati), saya pikir belum sampailah Jokowi ke pikiran-pikiran seperti itu. Aku juga bilang sama beliau, ‘Mas, aku lihat anakmu sama mantumu ini prestasinya kurang, harus betul-betul dibimbing, harus betul-betul ditegur’. Aku ngomong dan Jokowi senang, nggak ada ketersinggungan,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Viral Wajah Menkeu Purbaya Diedit Pakai AI untuk Penipuan, Klaim Bagi-bagi Dana Hibah BRI
-
Video Lomba Cerdas Cermat MPR RI 2026 Jadi Kontroversi, Publik Sebut Juri Tidak Adil
-
Huawei Nova 15 Max Rilis: Usung Baterai 8500 mAh dengan Layar Super Terang
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
Rudy Susmanto Buka Suara: Tak Ada Niat Lawan Gubernur Jabar Soal Penutupan Tambang
-
Banjir Kendari: 657 Rumah Terendam, Ribuan Warga Terdampak di 15 Titik Lokasi
-
Bukan Gran Max atau Carry, Mobil MBG di Garut Ini Bikin Off-Roader Melongo
-
Anti Perih! 6 Toner Pad Cica untuk Redakan Jerawat dan Iritasi Kulit
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pertumbuhan Ekonomi Harus Benar-benar Dirasakan Rakyat