Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan dicibir Marshella Aprilia dan teman-temannya miskin.
Selain masih kerap dipanggil Timnas Indonesia, Pratama Arhan masih tercatat bergabung di Tokyo Verdy.
Dalam waktu dekat, Pratama Arhan diisukan akan pindah ke Suwon FC, di Korea.
Kesuksesan yang didapat Pratama Arhan, tidak lepas dari dukungan dan peran penting keluarga.
Mari simak fakta keluarga Pratama Arhan yang menarik dipantau.
1. Pratama Arhan berasal dari keluarga dengan ekonomi kurang mampu
Bernama lengkap Pratama Arhan Alif Rifai, tinggal di daerah Dukuh Karangnongo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Blora, Jawa Tengah.
Arhan lahir dari pasangan Sutrisno dan Surati, merupakan anak kedua dari dua bersaudara.
Diketahui sang ayah adalah seorang petani dan ibundanya bekerja sebagai pedagang sayur keliling di desa tempat tinggalnya.
Baca Juga: Inara Rusli soal Kedekatan Virgoun dan Kia Poetri: Yang Penting Ingat Anak
Namun, setelah ayahnya sakit, Surati diketahui jadi tulang punggung keluarga,
2. Dukungan penuh dari keluarga demi Pratama Arhan menjadi pesepak bola terkenal, hingga menjual kambing
Untuk mendapatkan biaya Arhan mengikuti kompetisi, kedua orang tuanya sempat menjual kambing hinngga gabah.
Dukungan itu dilihat dari kesukaan Arhan kepada sepak bola sejak kecil.
Menurut Surati, Arhan tergabung dengan sekolah sepakbola (SSB) di Kabupaten Blora saat kelas 4 SD.
Sang ayah pun rela mengantar jemputnya saat mengikuti SSB dengan jarak yang ditempuh dari rumah, sekitar 12 kilometer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi