/
Kamis, 05 Oktober 2023 | 20:10 WIB
Yoo Jae-hoon, mantan kiper Liga Indonesia yang kini menjadi salah satu pelatih PSSI ([Instagram/pace_yoojaehoon])

Sebut saja culture shock, namun akhirnya malah bikin jatuh cinta sampai sekarang.

Nama Yoo Jae-hoon mencuat seiring sukses Coach Shin Tae-yong mendidik anak-anak asuhnya di Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Indonesia Senior hingga mencapai tahapan keren di skala internasional.

Sebelum menjadi asisten Coach Shin dan melatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon adalah pemain sepak bola abroad. Dari Korea Selatan bermain untuk Liga Indonesia di Papua alias Bumi Cenderawasih.

Disimak Metro Suara.com dari Vidio TikTok atas nama akun Sport77 Official ia berbagi sederet kisah culture shock yang membuatnya malah jatuh cinta kepada Indonesia.

"Saya minta difoto situasi sekeliling. Oh ada KFC, ada Pizza Hut. Berarti kota besar, ya," paparnya dalam Bahasa Indonesia yang bisa disebut super fasih.

"Akan tetapi saat naik pesawat, dari Incheon-Jakarta saja tujuh jam. Lanjut transit di Bali, sesudahnya terbang lagi. Sampai di tujuan sudah pagi lagi, rasanya terbang ke negara lain," tukasnya disertai tawa.

Kemudian yang paling mengagetkannya, warga setempat mengunyah buah pinang.

"Sesudah itu bibir mereka menjadi merah-merah, wah pertama kali saya kira darah, bikin seram, bukan? Saya langsung sembunyi di belakang sopir. Kok semua orang keluar darah begitu?" lanjutnya.

Namun akhirnya ia tahu, bahwa warga setempat mengunyah buah pinang. Bahkan ia mencobanya, dan berkomentar soal rasanya hanya dalam tawa kencang.

Selesai kontrak dengan Persipura sebagai kiper atau goalkeeper, selanjutnya sosok berpostur 186 cm ini bermain di Bali United, Pusamania Borneo, Mitra Kukar, sampai Barito Putra.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menikmati bigul di Bali (sumber: (Instagram/@pace_yoojaehoon))

Saat ditanya dengan situasi terkini yang belum jelas untuk kontrak sebagai salah satu pelatih Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), lelaki kelahiran Ulsan, Korea Selatan 7 Juli 1983 itu menyatakan akan tetap berkarier di Indonesia.

Mantan penjaga gawang dengan banderol puncak Rp 2 miliar sebagaimana dipetik dari Transfermarkt ini berkata, "Akan tetap melatih di Indonesia. Waktu itu saya ambil kursus di Korea juga untuk melatih di Indonesia. Saya sudah jatuh cinta (dengan negara ini)."

Salah satu bukti Yoo Jae-hoon sayang Tanah Air adalah dari caranya menamai akunnya di media sosial. Yaitu membubuhkan kata "pace" di depan namanya. Artinya adalah "bro" atau "bang" dalam bahasa Papua.

Dari situlah, diawali takut akan "darah" buah pinang, Indonesia malah menjadi tempat kesayangan  Yoo Jae-hoon.

Load More