Kabar gembira disampaikan oleh pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti pada Selasa (10/10/2023). Garuda muda baru saja kedatangan pemain diaspora baru, Amar Rayhan Berkic yang kini bermain untuk tim junior TSG 1899 Hoffenheim di Bundesliga Junior.
Amar Brkic memang belum banyak oleh publik Tanah Air. Juga belum diketahui dari jalur mana pemuda 16 tahun ini memiliki darah Indonesia. Berikut profil Amar Brkic yang berhasil dihimpun Metro:
Amar Brkic lahir pada 11 Juni 2007 di Frankfurt, Jerman. Ia memiliki tinggi badan 166 cm dan berat 60 kg. Untuk ukuran pemain Jerman, ia termasuk bertubuh pendek.
Sejak Juli 2022 lalu, Amar sudah bermain untuk tim Hoffenheim junior di Bundesliga Junior, yang diikuti oleh para pemain U-17.
Selama bermain untuk Hoffenheim, Amar Brkic sudah mencetak 2 gol untuk timnya. Ia juga sudah bermain selama 202 menit dan turun dalam 8 pertandingan.
Sebelum bermain untuk Hoffenheim, Amar pernah juga membela Kickers Offenbach, Rot-Weib Frankfurt dan Blau-Gelb Frankfurt.
Pemain diaspora baru
Sebelumnya Bima Sakti, dalam jumpa pers bersama Ketua PSSI Erick Thohir pada Selasa, mengumumkan bahwa Amar Brkic sudah bergabung dengan Timnas Indonesia U-17 yang sedang menjalani pemusatan latihan di Jerman.
"Kami sudah kedatangan pemain diaspora. Alhamdulillah, ada Amar Brkick dari Hoffenheim," kata Bima Sakti lewat sambungan video dari Jerman.
Baca Juga: Eric Thohir Tak Mau Gegabah Perpanjang Kontrak Shin Tae yong, Tergantung...
Amar menjadi pemain diaspora kedua yang bergabung dengan Timnas Indonesia U-17. Sebelumnya, sudah ada Welber Jardim asal Brasil yang bermain sebagai bek sayap.
"Kemudian Welber Jardim juga sudah hadir. Nanti ada beberapa pemain diaspora lagi yang bakal kami lihat dalam pemusatan latihan di Jerman," tutup Bima Sakti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap