Pelatih Shin Tae yong mulai melatih Timnas Indonesia sejak 2020. Setelah tiga tahun berlalu, salah satu pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan membeberkan perubahan apa saja yang ia rasakan saat berada di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan itu.
Menurut Pratama Arhan, tak hanya fisik tetapi mental para pemain Timnas Indonesia juga dilatih selama Shin Tae yong mengasuh mereka. Hal itu terungkap dalam sesi wawancara singkat bersama Pratama Arhan yang diposting oleh akun Instagram @freeportindonesia.
Mulanya, Pratama Arhan ditanya hal-hal apa saja yang harus dilakukan para pemain Timnas Indonesia agar tetap kompak dalam pertandingan. Suami Azizah Salsha itu menjawab kerja sama dan komunikasi adalah hal penting dalam tim.
"Ya, yang harus dilakukan oleh Timnas Indonesia dan para pemain tentunya satu komunikasi, kedua ikuti instruksi pelatih dan saling kerja sama," ucap Pratama Arhan.
Setelah itu, salah satu warganet bertanya mengenai perubahan signifikan yang paling dirasakan selama Shin Tae yong melatih Timnas Indonesia.
"Perubahan apa yang paling signifikan dari Timnas Indonesia saat mulai dilatih oleh coach Shin Tae-yong hingga saat ini? Dan apa yang kalian sukai dari gaya melatih coach Shin Tae-yong?" bunyi pertanyaan tersebut.
Pratama Arhan mengatakan bahwa mental para pemain Timnas Indonesia jauh lebih berkembang dibanding tiga tahun lalu.
"Ya, kalau saya lihat dari segi mental menurut saya, dari semua pemain mentalnya sangat berkembang banget, terus kalau yang saya suka dari coach Shin ya, dia sering bercanda juga," jawab Pratama Arhan.
Selain itu, Pratama Arhan juga membeberkan strategi bagaimana untuk tetap fokus saat berada di lapangan.
Baca Juga: Putri Anne Heran Warganet Desak Dirinya Klarifikasi Rumah Tangga dengan Arya Saloka
"Ya, kalau kita mempertahankan performa kita harus, di lapangan harus fokus, harus konsentrasi, pikiran kita harus kita jaga, kita pasti bisa menang," tambahnya.
Mengingat selama bertahun-tahun mereka bertemu dan dilatih oleh Shin Tae yong, warganet bertanya tips agar tidak bosan. Namun, Pratama Arhan mengatakan bahwa latihan sepak bola sudah menjadi bagian dari dirinya sebagai seorang atlet.
"Ya, kalau latihan setiap hari memang pekerjaan kita sebagai atlet sepak bola, kita harus membiasakan diri juga, karena kan memang kita hobi main bola dan itu kerjaan kita, nikmati aja main bolanya, happy aja," jelas Pratama Arhan.
Lebih lanjut, Pratama Arhan juga disinggung mengenai selebrasi bucin yang ia lakukan untuk sang istri saat berhasil mencetak gol.
Pratama Arhan menyebut bahwa itu adalah salah satu hadiah yang ia berikan untuk Azizah Salsha. Pasalnya, selain kedua orang tua dan keluarga besarnya, Pratama Arhan sangat bersyukur bisa mendapat dukungan dari sang istri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak