Ini hasil pengamatan seorang kapten Timnas Indonesia yang mengamati perkembangan rekan-rekan sekitarnya.
Asnawi Mangkualam Bahar adalah seorang kapten Timnas Indonesia yang baru saja pulang berlaga di leg kedua preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dalam kejuaraan home and away kontra Timnas Brunei Darussalam, Timnas Indonesia mencatatkan agregat 12-0 yang menjadi modal cantik melangkah ke fase kedua, yaitu bertanding di Grup F dengan kompetitor Filipina, Vietnam, serta Irak.
Perolehan skor menarik ini tentu tidak lepas dari peran Pelatih Kepala Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Shin Tae-yong.
Tampil dalam acara podcast Sport77Official beberapa saat lalu, Asnawi Mangkualam mengungkapkan dunia seputar kepelatihan sepak bola. Ayahnya sendiri, Haji Bahar Muharram adalah mantan pemain tim PSM Makassar 1990-2002. Setelah gantung sepatu, ia menjadi asisten pelatih, kemudian pelatih fisik PSM Makassar.
Senada adalah Coach Shin Tae-yong. Setelah ikut Timnas Korea Selatan dan tiba saat pensiun, ia menjadi seorang pelatih sepak bola sampai akhirnya menangani Timnas Indonesia, dengan Asnawi Mangkualam sebagai salah satu anak didiknya.
"Tidak mau jadi agen pemain bola, karena sudah capai main bola. Jadi pelatih juga tidak, pebisnis saja," ungkap Asnawi Mangkualam bila sudah tidak main di lapangan hijau lagi, sebagaimana dikutip Metro Suara.com pada Kamis (19/101/2023).
Uniknya, saat ditanya soal potensi teman-temannya di Timnas Indonesia untuk menjadi pelatih, dengan ungkapan nada sayang ia menyatakan, "Tidak ada, mereka bodoh-bodoh semua!"
"Jordi sih ya, ia lebih pengalaman, bermain di luar negeri," komentar Asnawi Mangkualam tentang Jordi Amat Maas, pemain bek tengah dwikewarganegaraan Indonesia-Spanyol yang memiliki banderol Rp 15,64 miliar dan di saat puncaknya pernah meraih Rp 86,91 miliar pada 30 Mei 2018.
Menurutnya, pengalaman Jordi Amat lebih banyak dengan berkompetisi di mancanegara.
Kemudian saat ditanya kemungkinan Saddil Ramdani menjadi coach atau pelatih, Asnawi Mangkualam menyatakan, "Oh, itu tidak mungkin. Kalau jadi pelawak bisa."
Begitulah rasa sayang seorang Asnawi Mangkualam kepada rekan-rekannya.
Berita Terkait
-
Asnawi Mangkualam Pernah Seminggu Massage Melulu Gara-gara Coba Teknik Ini
-
Rafa Dicari Papa Jadi Momen Viral Paling Manis Pembubaran Timnas Indonesia Usai Leg Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Sistem Rotasi Ala Coach Shin Tae-yong Tidak Hanya di Leg Kedua Kontra Brunei, Asnawi Mangkualam Cerita Begini
-
Rasakan Sekolah Sehari di Indonesia, Sandy Walsh Kantongi Sertifikat Kelulusan Murid
-
Dari 26 Pemain Timnas Indonesia Hanya Seperlima Tidak Main Sama Sekali di Brunei, Hasil Rotasi Shin Tae-yong Panen Gol
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas