Ia bersama ibunya datang jauh-jauh dari Eropa, langsung menuju pemakaman Kembang Kuning.
Di sebuah siang yang terik, tampak salah satu pemain sepak bola Timnas Indonesia--terlihat jelas dari jersey merah berlogo Garuda yang ia kenakan--melangkahkan kaki di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kembang Kuning, Pakis, Sawahan, Surabaya.
Ia tiba di sektor pemakaman Kristien dan segera mendampingi ibunya yang sudah lebih dulu berdiri di depan makam kakek buyutnya. Ada semacam atap dari semen cor menaungi, sehingga keduanya bisa ziarah dalam kondisi lebih teduh, terlindung dari paparan sinar matahari.
Pemain Timnas Indonesia yang tengah berada di makam itu adalah Sandy Walsh. Pemain sepak bola yang berkarier pro di KV Mechelen, Belgia. Di balik jersey logo Garuda itu, penampilannya sederhana dan jauh dari kesan pemain bek kanan yang mengantongi banderol hingga Rp 34,76 miliar.
"Jadi Guys, hari ini saya mengunjungi makam kakek buyut saya," demikian ungkap Sandy Walsh.
Dalam kesempatan berbeda, saat diwawancarai sebuah stasiun acara bola, Sandy Walsh ditanyai, apakah ada warisan Indonesia yang hadir di tengah keluarganya.
"Tentu saja, untuk hidangan setiap pekan ada sate ayam dengan saus kacang, demikian pula gado-gado, sehingga tidak asing," papar lelaki kelahiran Bruxelles, Belgia 14 Maret 1995.
Dan dengan bahasa campur-campur Inggris dan Belanda, makin hari pemain berpostur 185 cm itu semakin banyak mengaplikasikan kosakata Bahasa Indonesia.
Lantas, salah satu prestasinya dalam hal berbau Indonesia diraih saat perayaan 17 Agustusan 2023 di KBRI Belgia. Saat itu, Sandy Walsh yang hadir bersama Marselino Ferdinan, gelandang serang Timnas Indonesia yang bermain pro di KMSK Deinze, Belgia memenangkan pertandingan.
Tidak lain dan tidak bukan, Sandy Walsh menang juara kedua lomba makan kerupuk! Sebuah "cabor" wajib perayaan 17-an di mana pun kita berada. Yaitu dengan cara tali dibentangkan, kerupuk-kerupuk dipasang dan peserta harus menghabiskan tanpa menggunakan tangan sama sekali, atau dalam posisi terikat.
Kalau sudah begini, jadi ingat ujaran Marc Klok, bahwa sebutan naturalisasi yang menjadikan seseorang half-Indonesian sejatinya tidak perlu disebut-sebut lagi. Pasalnya, dengan keseharian dan perilaku yang ditunjukkan untuk Ibu Pertiwi, sudah pasti itulah kecintaan kepada Tanah Air. Tanpa perlu dibeda-bedakan lagi, pakai proses naturalisasi atau lainnya.
Kembali kepada momen Sandy Walsh datang ke pemakaman Kembang Kuning, bukankah ia mengenakan jersey Timnas Indonesia dengan logo Garuda? Artinya apa kalau bukan cinta Indonesia?
Berita Terkait
-
Sosok Ini Sangat Layak Jadi Bapaknya Timnas Indonesia, Ia Percaya Soal "Misi di Basra"
-
Sang Ibu Sampai Meneteskan Air Mata, Chow-Yun Damanik Ungkapkan Perasaan Keluarganya Saat Ia Tembus Timnas Indonesia U-17
-
Dalam Kesempatan Berbeda, Asnawi Mangkualam dan Saddil Ramdani Saling Ledek Soal Kebiasaan
-
Legenda Persib Robby Darwis dan Adang Sudrajat Kawal Trophy Experience Piala Dunia U-17 2023 di Bandung
-
Rafael Struick dan Shayne Pattynama Bicara Dalam Bahasa Jawa, Siapa yang Paling Bikin Salting?
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Pasar Agrobis Babat Membara: 10 Kios Ludes Terbakar dalam Semalam, Diduga Akibat Korsleting
-
Mengejar Koruptor Tak Perlu ke Antartika! Cukup Penegakan Hukum Konsisten
-
Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup
-
Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya
-
Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?
-
Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas
-
Cinta Sejati Hingga Ajal Menjemput: Pasutri Lansia Tewas Berpelukan dalam Kebakaran di Way Panji
-
IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?
-
Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia
-
Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta