Ini cerita Chow-Yun Damanik saat membawa berita bahagia bisa masuk Timnas Indonesia U-17.
"My Mum, uh, she cries," demikian penuturan Chow-Yun Damanik saat ditanya reaksi keluarganya ketika namanya masuk dalam seleksi Timnas Indonesia U-17 yang akan turun di Piala Dunia U-23 Indonesia.
Disimak Metro Suara.com dari video TikTok atas nama akun Timnas Indonesia terverifikasi, Chow-Yun Damanik menyatakan baik ayahnya, ibunya, bahkan sampai neneknya bergirang hati saat ia mendapatkan kesempatan membela Tanah Air.
Dan seperti diungkapkannya tadi, bahwa sang ibu sampai meneteskan air mata karena keberhasilannya.
Saat ini, Chow-Yun Damanik atau lengkapnya Chow-Yun Damanik Kadie menjadi salah satu dari pemain Timnas Indonesia U-17 yang ikut serta dalam Training Camp (TC) di Jerman.
Berdarah paduan Indonesia, tepatnya Sumatera Utara yang bisa disimak dari surname atau nama marga sang ibu, serta Togo dari pihak ayahnya, Chow-Yun Damanik lahir di Yverdon-les-bains, Swiss pada 24 Agustus 2007 dan bermain di posisi gelandang serang.
Di Swiss ia merumput bersama FC Lausanne-Sport U-17 dan telah tujuh kali turun di kejuaraan U-17 Elite League.
Selain senang karena terpilih, berlatih, serta melakukan serangkaian uji coba dengan berbagai tim sepak bola yang ada di Jerman, Chow-Yun Damanik menyatakan kebanggaan yang bikin penonton auto meleleh.
Yaitu sukacitanya mengenakan jaket dengan logo Garuda.
"Very proud to be here too with this logo," ungkapnya sembari menyingsingkan bagian jaket yang menerakan lambang Burung Garuda.
Disimak dari laman media sosial Instagram atas nama akun pribadinya, Chow-Yun Damanik mengunggah sederet kegiatan di lapangan sampai pemikirannya.
Seperti unggahan potret bersama rekan-rekan satu tim dari Swiss disertai tulisan "In God's hands". Serta jersey Timnas Indonesia putih dan berbagai perlengkapan yang dibubuhi kalimat "Let's go" dan emoji tanda siap.
Unggahan lain tersimak filosofis sehubungan dengan kariernya di cabor olah raga, khususnya sepak bola. Diunggah dalam bahasa Prancis, intinya tentang meraih kemenangan, yang terjemahannya berbunyi:
menggambarkan kemenangan dalam satu kata, bisa liar, kasih keras, mengembara, sampai kotor, kejam, dan tanpa penyesalan apa pun. Bisa juga tanpa hambatan, atau kasar. Semuanya ada.
Selain Chow-Yun Damanik, beberapa pemain Timnas Indonesia U-17 yang memiliki galur keturunan negeri kita adalah Welber Jardim, Ji Da-bin, serta Amar Brkic.
Baca Juga: Dalam Kesempatan Berbeda, Asnawi Mangkualam dan Saddil Ramdani Saling Ledek Soal Kebiasaan
Berita Terkait
-
Kakak-Kakak Timnas Indonesia Senior, Permisi Welber Jardim dan Adik-Adik Mau Lewat Dulu, Ya
-
Sandy Walsh Gemar Pakai Kosakata Bahasa Indonesia dan Janji Ketemuan November, Sayangnya Lokasi Ganti di Luar Tanah Air
-
Rafael Struick dan Shayne Pattynama Bicara Dalam Bahasa Jawa, Siapa yang Paling Bikin Salting?
-
Rafael Struick dan Elkan Baggott Punya Nama Tengah Sama, Artinya Sungguh Bikin Auto Sayang
-
Rafael Struick Foto Bareng Claudia Scheunemann, Sama-sama Blasteran Vibenya Dapat Banget
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut