Kakeknya sosok yang dibesarkan di Jawa Timur dan memintanya langsung agar main untuk negeri ini.
Galur keturunan keluarga yang begitu kaya membuat pemain Timnas Indonesia posisi bek kanan ini memenuhi persyaratan untuk membela enam negara sekaligus.
Sandy Henny Walsh atau Sandy Walsh memenuhi persyaratan main bola membela Belanda, Indonesia, Irlandia, Inggris, Swiss, serta Belgia. Akan tetapi pelabuhannya adalah Tanah Air.
Berbincang dalam podcast Sport77 Official di kanal YouTube, pemain bola pro di KV Mechelen banderol Rp 26,07 miliar dan pernah mencapai puncaknya di kisaran Rp 34,76 miliar (4 November 2022), kelahiran Bruxelles, Belgia, 14 Maret ini berbincang mendalam soal pilihannya.
"Belanda sudah diwakili saat saya berada di kelompok umur U-15 dan U-23, kecuali senior. Sehingga saat kesempatan itu datang, saya memilih mewakili Indonesia," paparnya.
Apalagi sang kakek menyatakan, "Kalau tidak menjadi pemain bola yang mewakili Belanda, pilihlah Indonesia."
Tidak hanya sebatas kata, ketika dirunut latar belakang kakeknya yang gemar olah raga sepak bola berasal dari Surabaya dan Malang. Lantas pergi ke Belanda meneruskan studi, di saat bersamaan neneknya yang masih terhitung keluarga ayahnya juga menempuh pendidikan sama.
"Akhirnya mereka menikah, dan kakek pesan kepada saya untuk menjadi pemain bola Indonesia," tukasnya.
Padahal sebagai warga Belanda yang lahir di Belgia, Sandy Walsh memiliki peluang mewakili Belgia dengan mengganti paspor. Akan tetapi saat itu ia memilih menjadi pemain Timnas Belanda.
"Latar belakang saya Irlandia, Inggris, Belanda, sedikit Swiss, Belgia karena lahir di sana, dan Indonesia. Jadi ada enam, ya," tandas pemilik postur 185 cm ini.
Kisah Sandy Walsh bergabung dengan Timnas Indonesia bermula saat ia dihubungi Simon McNemeny, pelatih PSSI via Direct Message (DM) dan langsung menjawab bersedia.
Ia terbang ke Indonesia atas biaya pribadi, membawa semua dokumen yang dibutuhkan, menjalani charity work, lantas menunggu.
"Tanpa ada jawaban, sampai akhirnya dua tahun lalu dihubungi Coach Shin Tae-yong dan ditanyai apakah masih mau," lanjut Sandy Walsh tentang akhir penantian sekira tujuh tahun untuk bergabung Timnas Indonesia.
Mengingat kembali saat-saat pertama dihubungi untuk bergabung dengan Timnas Indonesia, Sandy Walsh tidak tahu-menahu bagaimana pelatih PSSI yang lama bisa tahu keberadaannya.
"Mungkin saja ada daftar nama orang-orang keturunan Indonesia dan nama saya satu di antaranya," sambung Sandy Walsh seraya menambahkan Marc Klok juga dihubungi.
"Saya ngobrol dengan Marc Klok karena prosesnya bersama-sama. Kami tertarik dengan Timnas Indonesia. Ingin berikan yang terbaik untuk membantu timnas kita," lanjutnya.
Akan tetapi, saat proses pewarganegaraan akhirnya terjadi, Sandy Walsh disumpah bersama-sama Jordi Amat yang kini bermain pro di Johor Darul Ta'zim, Malaysia. Marc Klok menjalani proses terlebih dahulu dan finalisasi pada November 2020. Sedangkan Sandy Walsh dan Jordi Amat pada 17 November 2022 atau sekira setahun lalu.
Baca Juga: Ada-ada Saja, Rafael Struick Ikut Masuk Daftar Caleg 2024 dengan Nama Parpol Curahan Hati?
Berita Terkait
-
Ada-ada Saja, Rafael Struick Ikut Masuk Daftar Caleg 2024 dengan Nama Parpol Curahan Hati?
-
Sandy Walsh Gemar Pakai Kosakata Bahasa Indonesia dan Janji Ketemuan November, Sayangnya Lokasi Ganti di Luar Tanah Air
-
Pembuktian Timnas Indonesia Bukan Jago Kandang, Misi di Basra Akan Berlangsung dengan 10 Pemain Menyusul
-
Tak Disangka, Inilah Kata Bahasa Indonesia Pertama yang Membuat Sandy Walsh Semangat Ikut Les di Belgia
-
Bek Kanan Banderol Rp 34,76 M Ini Sowan ke Makam Buyutnya di Surabaya Pakai Jersey Timnas Indonesia
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL