Timnas Indonesia U-17 selesai berlatih dalam Training Camp dan hasilnya perlu dikaji.
Tuntas sudah Training Camp atau TC yang dilakoni Timnas Indonesia U-17 di Jerman, antara lain di markas Borussia Moenchengladbach.
Dikutip dari situs resmi pssi.org, dalam TC di Jerman, Timnas Indonesia mengadakan laga uji coba sampai friendly match. Hasilnya menang dua kali, kalah empat kali, dan imbang satu kali.
Kekalahan diderita dari TSV Meerbusch U-17 (0-1), 1. FSV Mainz 05 U-19 (0-3), FC Koln U-17 (2-3), Eintracht Frankfurt U-19, (0-3), imbang dari SV Meppen U-17 (1-1) dan menang dari SC Paderborn Youth (1-0), serta VFL Osnabrueck U-19 2-1).
Bima Sakti, pelatih kepala Timnas U-17 menyatakan syukur TC sudah dilaksanakan dan disertai beberapa uji coba.
"Progresnya di awal kami mengalami penurunan karena mungkin cuaca, lamanya TC lima minggu, agak sedikit drastis memang kondisi pemain. Tapi dari segi permainan, mereka menunjukkan progres, dan Alhamdulillah semuanya berjalan lancar," jelasnya.
Timnas Indonesia U-17 berada di Jerman sejak 18 September 2023, dan akan mendarat di Indonesia hari ini (24/10/2023). Beberapa pemain baru, seperti Amar Rayhan Brkic, Chow-Yun Damanik dan Welber de Halim Jardim juga ikut serta.
Selanjutnya akan berlangsung TC di Jakarta hingga awal November kemudian Timnas Indonesia U-17 akan bertolak ke Surabaya yang menjadi markas selama gelaran Piala Dunia U-17.
"Ada beberapa kekurangan, kelemahan yang memang harus kita benahi, mudah-mudahan dua minggu sebelum Piala Dunia nanti, kita bisa memperbaiki kekurangan itu," jelas Bima Sakti.
Kekurangan yang dimaksud adalah koordinasi.
"Terutama komunikasi antarsesama pemain, kemudian koordinasi saat bertahan dan menyerang, hal ini kami komunikasikan juga kepada pemain. Kami juga sudah melihat video-video saat uji coba, evaluasi dari sana, semoga itu menjadi perbaikan untuk kami," lanjutnya.
"Saya berharap pemain bisa cepat adaptasi lagi kondisi cuaca di Indonesia, pemain juga bisa menjaga kondisinya, kesehatannya, apalagi waktu sudah semakin mepet, nanti juga ada beberapa hari kita di Jakarta, sebelum pindah ke Surabaya, akan mengadakan latihan," ujar Bima Sakti.
Selanjutnya, di Surabaya, Timnas Indonesia juga akan adaptasi seperti pertandingan, suasana latihan, kemudian jam.
Kapten Timnas Indonesia U-17, Muhammad Iqbal Gwijangge menyatakan bahwa tuntasnya TC berarti awal agar bisa lebih fokus menghadapi Piala Dunia U-17 di Indonesia. Ia mewakili teman-temannya mendapatkan banyak pelajaran yang luar biasa di Jerman.
"Alhamdulillah kita banyak pelajaran yang bisa diambil setelah TC di Jerman, dan tujuh kali uji coba, terutama saat beruji coba dengan tim-tim kuat di sana, seperti Frankfurt dan Mainz, agar kita tahu kekurangan, kelemahan dan kelebihan kita, apa yang harus kita tingkatkan lagi, agar nanti di Piala Dunia U-17 Indonesia kita bisa memberikan hasil yang maksimal," jelas Iqbal.
"Kami masih harus matangkan lagi di attacking, final third dari tengah ke depan, attacking position juga kita harus tingkatkan lagi saat di Indonesia nanti, supaya lebih efektif dan efisien bermain bolanya waktu kita nanti menghadapi tim-tim seperti Ekuador, Panama dan Maroko," katanya lagi.
"Harapannya, semua pemain bisa mengambil semua pelajaran selama TC di Jerman: Bagaimana tim-tim di Eropa bermain bola, supaya nanti di Piala Dunia saat bermain melawan tim-tim Eropa, kami terbiasa dan sudah tahu bagaimana cara mereka bermain dan mengatasinya," ujar Iqbal.
Di Piala Dunia U-17 nanti, Indonesia berada di Grup A bersama dengan Ekuador, Maroko, dan Panama. Laga perdana pada Jumat, 10 November 2023, pukul 19.00 WIB melawan Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Skor laga enam uji coba Timnas Indonesia U-17 di Jerman
Jumat, 20 Oktober 2023
Indonesia U-17 2-3 FC Koln U-17
Selasa, 17 Oktober 2023
Indonesia U-17 1-1 SV Meppen U-17
Sabtu, 14 Oktober 2023
Indonesia U-17 0-3 1. FSV Mainz 05 U-19
Minggu, 8 Oktober 2023
Berita Terkait
-
Marc Klok Groundbreaking Sekolah Khusus, Ada yang Salfok Dikira Nyaleg Seperti Selebaran Gambar Rafael Struick
-
Jadi Room-mate Pemain Manchester City Banderol Rp 730 M, Bek Timnas Indonesia Ini Sebut Disiplin Kita Tidak Buruk, Namun ...
-
Prediksi Asnawi Mangkualam Benar, Hampir Tak Ada Rekannya di Timnas Indonesia Ingin Profesi Ini
-
Penuhi Syarat Membela 6 Negara, Bek Kanan Banderol Rp 26,07 M Ini Rela Menunggu 7 Tahun untuk Masuk Timnas Indonesia
-
Ikut Misi di Basra, Pemain Bek Banderol Rp 4,35 M Ini Pasti Kangen Dukungan Fans Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Catat Tanggalnya! SPMB Kota Serang Dibuka 29 Juni, Ada Jalur Swasta Gratis
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG