Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumiayu membantu membayari iuran 226 orang peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pembayaran iuran ratusan orang tersebut dilakukan melalui Program Skema Sharing Iuran (SSI).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tegal, Bellza Rizki Ananta menyambut baik hal tersebut. Langkah baik RSUD Bumiayu sejatinya bisa menjadi contoh bagi instansi lain dalam menyukseskan Program JKN.
"Kami sampaikan terima kasih kepada RSUD Bumiayu yang telah membantu membayari iuran 226 peserta JKN melalui Program SSI,” tutur Bellza.
Menurut dia, keikutsertaan BPJS Kesehatan dalam kegiatan peringatan HKN ini juga sebagai bentuk dukungan dan partipasi dalam menyukseskan Gerakan Hidup Sehat Masyarakat (GERMAS) yang digalakkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Per November 2022, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Brebes telah mencapai 94,60 %. Artinya, sebanyak 1.910.197 jiwa dari total 2.019.255 jiwa penduduk Kabupaten Brebes telah terlindungi jaminan kesehatan.
“Harapannya, pada Desember 2022 nanti Pemerintah Kabupaten Brebes segera dapat mendeklarasikan Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan peserta JKN sebanyak 96%,” kata Bellza.
Sementara itu, Bupati Brebes, Idza Priyanti menegaskan pentingnya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Kesehatan anak sudah dimulai sejak dalam kandungan bukan sejak dilahirkan. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin bagi ibu hamil dan menjaga asupan nutrisi itu penting untuk dilakukan.
“Kepesertaan JKN yang telah diserahkan ini semoga dapat memberikan manfaat bagi penerimanya. Untuk ibu hami,l dapat memanfaatkan haknya sebagai peserta JKN untuk memeriksakan kehamilannya secara rutin agar perkembangan kesehatan ibu dan bayi yang dalam kandungan dapat terpantau dengan baik. Sekaligus, untuk mencegah anak tumbuh dalam keadaan stunting atau gizi buruk,” ujarnya.
Ia berharap, penambahan kepesertaan JKN baik melalui Program SSI dari pemerintah daerah maupun dari segmen yang lain dapat meningkatkan cakupan kepesertaan JKN, sehingga masyarakat setempat bisa memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya lagi.
Baca Juga: Heboh BPJS Orang Kaya, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan dan Tarif Iuran Terbaru
Berita Terkait
-
BPJS Kesehatan Klaim Cakupan Jaminan Kesehatan di Indonesia Sudah Mencapai 89,76%
-
Capai 100% Jamin Kesehatan Penduduknya, Dirut BPJS Kesehatan Apresiasi Kota Ternate
-
Tepat di Hari Jadinya ke-54, Provinsi Bengkulu Beri Kado Universal Health Coverage bagi Warganya
-
Dipastikan Tidak Naik Hingga 2024, Simak Jumlah Iuran BPJS Terkini
-
Cara Berobat ke UGD Pakai BPJS Kesehatan
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
-
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya
-
Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak
-
Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?
-
Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur Meroket, Maksimal 13 Persen
-
Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat
-
Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen
-
Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi