Rocky Gerung buka suara terkait pilihan resign yang diambil Michael Victor Sianipar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan alasan partai itu sudah berubah dari awal pendirian.
“Saya kira itu contoh yang bagus bahwa seseorang bisa aja di awal memuji-muji dan tahu semua harapan pada seseorang yang kemudian berbalik bahwa itu harapannya gagal maka dia (Michael) memang betul dia keluar aja dari situ (PSI) kan,” kata Rocky Gerung, Selasa (06/12/22) dikutip dari Wartaekonomi.co.id.
Ia memaparkan, dirinya pernah memaparkan apa arti dari solidaritas.
"Saya lihat kok teman-teman PSI itu pintar-pintar ya dan berakal semua itu karena kita bicara tentang bangsa dari anak muda, maka seluruh teori ditaruh di situ,” tambah dia.
Namun kata Rocky Gerung, dirinya kemudian mencium perubahan di tubuh PSI. Bukan perubahan ke arah lebih baik, namun ia melihat PSI justru malah jadi oportunis.
“Tapi kemudian saya anggap loh ini kok mulai jadi permainan uang aja. Harapan terhadap PSI itu harapan ideologis tapi ternyata PSI jadi oportunis, jadi pragmatis melakukan kampanye diam-diam yang disponsori oleh agenda-agenda pembelahan,” jelasnya.
Banyaknya pentolan yang keluar dari PSI kata Rocky Gerung juga berdampak pada hal lain. Ia mengatakan banyak anak muda akhirnya juga benci pada politik karena melihat PSI-nya seperti itu.
“Jadi ini sinyal yang mau diperbaiki tapi nggak perlu. Kenapa saya bilang gak perlu diperbaiki? karena memang sejarah harus ada bukti bahwa ada pembusukan, ada barang busuk ada pengkhianat macam-macam, jadi biarkan sejarah itu tumbuh apa adanya,” kata dia.
Baca Juga: 5 Potret Jung Hae In di Connect, Pesonanya Langsung Jadi Perhatian
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Ucapan Noni Belanda di Forum Elite, Gubernur Kaltim Kembali Jadi Sorotan: Citra Menggeser Program?
-
7 HP Samsung Galaxy Seri A Sudah Tahan Air dan Harga Mulai dari Rp3 Jutaan
-
Misteri di Balik Kamar Vila Garut: Rohaimin Berpulang dalam Sunyi, Uang Rp15 Juta Masih Utuh
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
-
30 Kode Redeem FF 1 April 2026, Klaim Voucher Gratis dan Tunggu Kehadiran Gintama
-
Sinopsis Born Guilty, Park Seo Joon Jadi Penjahat Misterius di Drakor Noir Baru Disney+
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Lelah Menagih Janji, Warga Cibening Sukabumi Patungan Rp50 Ribu Demi Bangun Jembatan
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia