Pemerintah Kabupaten Bandung membongkar lambang negara Burung Garuda Pancasila yang rusak di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung.
Sebelumnya, video dan foto Garuda Pancasila yang rusak itu beredar luas di jejaring media sosial dan menjadi viral.
Netizen pun ramai-ramai mengadukan hal tersebut ke Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan me-mention akun media sosial milik pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut.
Kekinian, Pemkab Bandung mencobot lambang negara yang rusak tersebut.
"Kami turun ke lapangan untuk pengecekan. Sudah dicabut, dan sedang dalam proses perbaikan," ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung Kawaludin, Senin (12/12/2022).
Sebelumnya, warga Twitter meradang lantaran beredar video yang memperlihatkan lambang negara Burung Garuda Pancasila di depan Kantor Bupati Bandung rusak parah. Mereka pun berbondong-bondong me-mention Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar segera mengambil tindakan.
Para warganet tersebut geram lantaran menduga tak ada kepedulian dari aparatur Pemerintah Kabupaten Bandung terkait kondisi Burung Garuda Pancasila di depan Kantor Bupati Bandung yang kondisinya mengenaskan.
Dari video yang beredar, Burung Garuda Pancasila itu sudah tak memiliki sayap dan kepala.
Warganet mendesak agar Pemerintah Kabupaten Bandung segera mengganti lambang negara yang terpampang di Kantor Bupati Bandung itu dengan Garuda Pancasila yang baru.
"Bener-bener semua penghuni gedung itu tidak punya hati nurani, membiarkan lambang negara kita mnjdi bgtu tdk berharga
Ini bukan masalah patung burung, tapi bgmn kita mnghargai jerih payah dan pengorbanan para pahlawan dan para pendahulu
@ridwankamil
sampean msh hidupkan?" tulis seorang rakyat Twitter @Bagusmap****.
"Emang tiap hari ngantor? Tiap hari melewati lambang itu? Ngapain mikiri lambang negara? Yang penting kan tetep terima gaji dan bisa korupsi. Toh gaji juga lebih sedikit dari hasil korupsi. Gak cukup buat bayar tukang untuk mbetulinnya. Perlu anggaran ratusan juta utk perbaikan," timpal @AkuAtika**** sambil me-mention akun Ridwan Kamil.
Tag
Berita Terkait
-
Publik Kritik Transportasi Umum di Bandung, Begini Kata Kemenhub
-
Lambang Negara Burung Garuda Pancasila di Kantor Bupati Bandung yang Rusak Diduga Akibat Ulah Kelompok Radikal
-
Geger Lambang Negara Burung Garuda Pancasila dengan Kepala Buntung dan Sayap Patah di Kantor Bupati Bandung, Rusak atau Dirusak?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek