Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan membawa makanan khas daerahnya yakni wajit Cililin saat ia berkunjung ke Korea Selatan.
Momen wajit Cililin goes to Korea Selatan itu dibagikan Hengky Kurniawan melalui video yang ia unggah di akun Instagram miliknya, Senin (19/12/2022).
Wajit sendiri merupakan cemilan manis yang dibungkus daun jagung kering. Dari video terlihat, Hengky memegang satu buah wajit di tangannya, mulai dari saat ia datang ke Bandara Soekarno Hatta hingga saat memasuki pesawat terbang.
Saat tiba di Korea Selatan, Hengky Kurniawan mengatakan bahwa suhu udara di sana saat itu adalah minus 10 derajat Celcius.
"Alhamdulillah sudah sampai di Korea. Minus 10 derajat, wajitnya mulai membeku," kata suami Sony Fatmala itu. Hengky Kurniawan kemudian memakan wajit Cililin yang ia bawa.
Beberapa netizen lalu mengomentari video yang diunggah Hengky Kurniawan itu. Ada yang bangga kuliner khas Cililin, Bandung Barat bisa melanglang buana hingga ke Korea Selatan.
Ada juga yang langsung membayangkan ketampanan oppa oppa Korea dan berharap bisa menjadi wajit yang dibawa Hengky Kurniawan.
"Haruskah aku jd wajit biar bisa sampai korea?," tulis @intanarba**.
"Alhamdulillah wajitnya naik pesawat,,saya kapan ke Korea," tulis 2tikakartika***.
Baca Juga: Heboh Video Eks Petinggi OVO Siksa Anak, Young Lex Sampai Nirina Zubir Ikut Emosi
"Eksperimen dong, pak.. Cobain sama org Korea. Siapa tau Lee Min Ho main ke Bandung barat buat nyariin wajit," timpal @dinashaf***.
Hadirnya Wajit Cililin tak lepas dari dua sosok perempuan asal Cililin bernama Juwita dan Uti. Kedua perempuan itu membuat dan memperkenalkan wajit sekitar tahun 1916-an.
Semula Juwita berniat membuat kue wajik dengan resep, rasa, dan kemasan bereda. Namun, karena ada kesalahan penyebutan bahasa, orang Cililin menyebut makanan buatan Juwita itu bernama Wajit.
"Awalnya Juwita dan Uti mengonsumsi wajit tersebut untuk kebutuhan sendiri," kata Syamsul Ma’Arif (50), seorang penerus keempat usaha Wajit Asli Cililin 'Cap Potret' saat ditemui belum lama ini.
Berkat sering dipakai jadi hidangan hajatan, makanan khas ini semakin terkenal dan makin banyak orang yang mencari. Makanan berbahan dasar beras ketan, gula merah dan kelapa itu semakin terkenal.
Juwita dan Uti akhirnya memproduksi wajit secara massal sekitar tahun 1920. Semakin seringnya wajit tersaji dalam pesta pernikahan dan khitanan, banyak pula kerabat dari luar daerah Cililin yang mulai mencicipi wajit dan menyukainya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kurniawan Dwi Yulianto Puji Setinggi Langit Gol Salto Dava Yunna ke Gawang Timor Leste
-
Geger Pelecehan Seksual FH UI, Respons Grup WhatsApp Orang Tua Mahasiswa Jadi Sorotan
-
Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat
-
Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia
-
Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua
-
Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme
-
Waspada! Ini Lokasi Paling Sering Makan Korban Kecelakaan di Kota Makassar
-
Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam