/
Sabtu, 07 Januari 2023 | 14:02 WIB
Ilustrasi penangkapan - Polisi di Pamekasan Diduga Jual Istri, Diamankan Polda Jatim. ([Suara.com/Eko Faizin])

Seorang oknum polisi di Pamekasan, Madura, diduga telah menjual istrinya sendiri untuk melayani lelaki hidung belang. Kasus ini pun telah ditangani Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto mengatakan, oknum polisi itu berinisial AD dari Unit Sabhara Polres Pamekasan.

Oknum polisi itu diamankan Tim Bidpropam Polda Jatim setelah diduga jual istri sendiri inisial MH. Dia juga diduga melakukan pelanggaran ITE hingga mengkonsumsi narkotika.

"Iya, yang bersangkutan diamankan di Polda Jatim dalam rangka riksa di Propam," ujar Dirmanto dikutip dari beritajatim.com--jejaring Suara.com--Sabtu (7/1/2023).

Berdasarkan informasi yang didapat, selain AD yang berpangkat Aipda, ada dua anggota lain yang turut diamankan. Tetapi saat informasi ini dikonfirmasikan, Dirmanto enggan memberikan penjelasan.

"Belum ada update. Kalau sudah kami sampaikan. Sementara cukup itu dulu," jelasnya.

Terkuaknya kasus ini berawal dari laporan MH yang mengadukan suaminya sendiri, Aipda AD, lantaran telah tega menjualnya ke lelaki lain. 

Dalam laporan itu, dia juga mengadukan dua anggota Polres Pamekasan, Iptu MHD dan AKP H yang dinas di Polres Bangkalan.

MH mengadukan ketiga polisi itu dengan tuduhan bersengkongkol, bersama-sama melakukan kriminal namun dalam tindak pidana yang berbeda-beda.

Baca Juga: Aki-aki Mesum Dapat Cuan dari Intip dan Rekam Pakaian dalam Perempuan, Polisi Temukan Hal Mengejutkan di Komputer Miliknya

Aipda AD disebut dilaporkan dalam tindak pidana kekerasan seksual, pelanggaran ITE sekaligus narkotika. 

Sementara AKP H, dilaporkan dalam tindak pidana ITE dan kekerasan seksual. Kemudian Iptu MHD dalam perkara pemerkosaan.

Seorang sumber menyebut, Aipda AD, suami MH itu dilaporkan atas dugaan menjual sang istri, juga mengajak orang lain untuk menggauli istrinya.

"Kalau yang H dilaporkan dalam perkara ITE. Dia mengirimkan gambar alat vitalnya kepada AD agar ditunjukkan ke istrinya (MH) dengan maksud bahwa H ingin menyetubuhi MH," katanya.

"Kalau MHD dilaporkan dalam perkara pemerkosaan, karena ikut menggauli paksa MH yang bukan istrinya sendiri," tambah sumber tersebut.

Load More