/
Sabtu, 14 Januari 2023 | 19:00 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (YouTube/Official NET News)

Setahun menjelang Pilpres yang akan digelar pada 2024 mendatang sejumlah partai politik mulai menjagokan tokoh yang bakal diusung sebagai capresnya.

Seperti halnya NasDem yang mengusung Anies Baswedan, Golkar mengusung Airlangga Hartanto, Gerindra mengusung Prabowo Subianto dan sejumlah partai lainnya mendukung jagoannya masing-masing.

Meski demikian, belakangan beredar narasi soal 8 partai usung Anies Baswedan. Bahkan kabarnya 5 tokoh kuat disiapkan untuk menjadi Cawapresnya.

“PDIP Kejang-kejang… 
8 PARTAI BERSATU
5 TOKOH KUAT SIAPKAN JADI CAWAPRES ANIES” tulis akun Facebook bernama Kurma.

Penjelasan

Beredar thumbnail soal 8 parpol bersatu dukung Anies Baswedan. [Turnbackhoax.id] (sumber:)

Akun tersebut membagikan video dengan narasi tersebut 11 Januari 2023 sekira pukul 19.05 WIB. Video berdurasi 9 menit 26 detik itu menampilkan thumbnail dangan narasi 8 partai bersatu untuk menyiapkan 5 tokoh yang menjadi cawapres Anies Baswedan. 

Dalam video tersebut tampak pentolan Partai Nasdem, Golkar, Gerindra, PKB, Demokrat, PAN, PKS dan PPP bergantian berpidato.

Usai ditelusuri lebih dalam, video identik dangan yang beredar di Facebook kanal YouTube KOMPASTV 8 Januari 2023 dengan judul “[BREAKING NEWS] Ada 8 Parpol Parlemen Tolak Usulan Pemilu Proporsional Tertutup”.

Sementara video yang diunggah akun Facebook Kurma itu merupakan video yang dipotong menjadi beberapa video lalu disatukan dengan urutan berbeda dengan ditambahi video yang tidak berhubungan.

Baca Juga: Jika Mau, Jokowi Bisa Percepat Deklarasi Bersama Pencapresan Anies Baswedan dan Wakilnya

Hal tersebut dilihat dari urutan perwakilan partai saat berbicara. Dalam video asli membahas 8 partai politik menolak wacana Pemilu menggunakan metode proporsional tertutup yang diusulkan PDI-Perjuangan. 

Dalam video asli diketahui tidak ada pembicaraan soal cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan saat pertemuan 8 partai politik yang dilaksanakan di Hotel Dharmawangsa 8 Januari 2023 lalu.

Artinya, thumbnail postingan Facebook itu tidak sesuai dengan video. Jika di lihat dari video asli tidak ada pembahasan mengenai hal tersebut. 

Diketahui, video asli membahas mengenai 8 partai politik menolak wacana Pemilu menggunakan metode proporsional tertutup.

Kesimpulan

Thumbnail video yang diunggah akun Facebook Kurma itu tidak sesuai dengan video. Fakta sebenarnya, 8 partai politik dalam video membahas terkait penolakan wacana Pemilu menggunakan metode proporsional tertutup. Karenanya video yang diunggah akun Facebook Kurma itu termasuk dalam kategori koneksi yang salah.

Load More