Samuel Hutabarat, ayah dari almarhum Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, menyesalkan rendahnya tuntutan terhadap terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal.
Kuat Ma'ruf dituntut hukuman pidana penjara delapan tahun dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/1/2023) kemarin.
Setelahnya di tempat yang sama, jaksa penuntut umum (JPU) juga menuntut hukuman penjara delapan tahun terhadap terdakwa Ricky Rizal.
Terkait ini, Samuel pun berharap majelis hakim bisa menjatuhkan vonis yang lebih berat dari tuntutan jaksa untuk terdakwa Kuat Ma'ruf.
"Mulai dari Magelang, kan dia (Kuat Ma'ruf) sudah tahu permasalahan-permasalahan ini. Sampai dia kejar-kejar almarhum dengan pisau," kata Samuel dikutip dari tayangan Kompas TV, Selasa (17/1/2023).
Samuel mengungkapkan, sebelumnya pihak keluarga berharap Kuat Ma'ruf dituntut hukuman di atas 10 tahun penjara.
"Sampai ke Jakarta pun dia mengetahui semuanya ini. Oleh karena itu, harapan kami kemarin (tuntutannya) pasti di atas 10 tahun. Rupanya di bawah 10 tahun," ujar Samuel kecewa.
Di sisi lain, Samuel merasa heran dengan tuntutan terhadap Ricky Rizal yang sama dengan Kuat Ma'ruf yang merupakan seorang sipil.
Terlebih lagi, kata Samuel, Ricky Rizal seorang anggota polisi yang belum dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat dari Polri.
Baca Juga: Dituntut 8 Tahun Penjara, Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan Tuntutan Ricky Rizal
"Kok bisa sama tuntutannya 8 tahun. Padahal peran Ricky Rizal ini sangat berperan di kematian almarhum Yosua," tutur Samuel.
"Mulai dari Magelang, dia menyimpan senjata almarhum dan sesampainya di Saguling, dia mengetahui rencana-rencana pembunuhan Yosua," bebernya.
Untuk itu, Samuel pun berharap majelis hakim bisa menjatuhkan vonis hukuman yang berat bagi Ricky Rizal.
"Harapan kami, hukuman Ricky Rizal diperberat oleh majelis hakim," pungkas ayah Brigadir Yosua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
Terungkap! Alasan Sakit Hati Bikin ABH Nekat Ledakkan Bom di SMAN 72 Jakarta
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
Sudutkan Ressa Rossano, Borok Dini Kurnia Diungkap Netizen: Menikah dari Hasil Selingkuh
-
Profil Lengkap Samuel Eko Putra Spesialis Perobek Gawang Jepang, Bawa Timnas Futsal Indonesia Unggul
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Maarten Paes: Dulu Waktu Kecil, Saya Tidur Pakai Piyama Ajax
-
CEK FAKTA: Aturan Baru ASN Harus Pakai Seragam Biru Muda Gaya Kampanye Prabowo, Benarkah?