/
Senin, 13 Februari 2023 | 16:59 WIB
ILUSTRASI Kondom (Ist)

Kegagalan penggunaan kondom kemungkinan disebabkan:

1. Penyimpanan kondom yang kurang baik;
2. Pemakaian kondom yang sudah kedaluwarsa;
3. Pemakaian kondom yang tidak tepat pemasangannya;
4. Kondom tersebut koyak/ sobek saat menyobek bungkusnya.

Saat diproduksi di pabriknya, kondom melalui serangkaian pengujian ulang sebelum dikemas. Dari hasil pemeriksaan laboratorium, kondom lateks sangat efektif dalam pencegahan penularan penyakit menular seksual, termasuk HIV.

Ada anggapan bahwa kondom mengandung lubang-lubang yang bisa dilalui virus HIV.  Hal ini memang benar, apabila kondom itu terbuat dari bahan alami seperti usus domba. Tetapi kondom jenis itu sudah jarang diproduksi.  

Kondom lateks, yang lazim ditemukan di pasaran, cukup kuat dan sudah diuji untuk menahan mikro-organisme termasuk sperma dan HIV. Lubang pori-pori pada kondom lateks terlalu kecil untuk dapat dilalui oleh virus ini.  

Kondom lateks juga terbukti efektif untuk mencegah virus dan kuman penyebab herpes simplex, CMV, hepatitis B, Chlamydia, dan gonorrhoea.

Load More