Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dinilai layak menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Penilaian itu datang dari Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lebak KH Aep Saifuddin Asy-syadzili, Senin (13/2/2023).
Aep menilai, selain sebagai kader NU, Mahfud MD juga cerdas, religius dan tegas.
"Kami melihat figur Mahfud MD juga salah satu orang yang memahami hukum di Indonesia," kata dia.
Menurut Aep, selama ini rekam jejak kinerja Mahfud MD cukup baik menjalankan tugasnya dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Bahkan, Mahfud MD mampu memproses dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia yang dikucurkan Bank Indonesia kepada bank umum pada saat krisis moneter 1998 sekitar Rp 144 triliun akhirnya kembali ke negara.
Selain itu juga kasus Ferdy Sambo, tragedi Stadion Kanjuruhan, kasus korupsi dan kasus hukum lainnya bisa terungkap dengan ketegasan Mahfud MD.
Karena itu, kata dia, Indonesia cukup membutuhkan kepemimpinan Mahfud MD yang berani untuk menegakkan supremasi hukum yang menjadi dambaan dari berbagai kalangan anak bangsa ini guna mewujudkan rasa keadilan.
"Kami berharap parpol bisa melirik Mahfud MD dan bisa disandingkan dengan Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan," kata Kiai Aep.
Baca Juga: Anies Baswedan Tolak Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Ternyata Alasannya Karena...
Selain itu, ia menilai Mahfud MD juga memiliki kapabilitas dan integritas untuk memajukan bangsa Indonesia ini menjadi bangsa yang maju.
Bahkan, keberhasilan Mahfud MD patut diapresiasi ketika menjabat menteri pertahanan, ketua Mahkamah Konstitusi, Menko Polhukam, telah menelurkan berbagai kebijakan yang mendobrak kebuntuan persoalan hukum.
Sebab, kata dia, Mahfud MD bisa menuntaskan kebuntuan berbagai persoalan bangsa itu mulai krisis ekonomi, penegakan hukum, korupsi hingga pengangguran.
Namun, kata dia, Mahfud MD bukan orang parpol, sehingga perlu adanya dukungan politik untuk menjadi orang nomor dua di Indonesia. "Dukungan Mahfud MD menjadi cawapres juga datang dari berbagai kalangan mahasiswa, pesantren, tenaga profesi, penggiat korupsi dan lainnya," katanya menjelaskan.
Ia menyebutkan, Mahfud MD tidak diragukan lagi untuk memimpin bangsa ini, karena sudah pernah duduk sebagai menteri, sehingga memiliki pengalaman dalam pemerintahan.
Pengalaman itu, kata dia, tentu menjadi modal untuk membawa kemajuan bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan bisa bersaing dengan negara-negara lain di dunia. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen