Istri Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi telah divonis 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ia dinyatakan turut bersalah karena terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Sementara itu, sang suami Ferdy Sambo juga dijatuhi hukuman terberat yakni pidana mati usai dinyatakan bersalah. Soal Ferdy Sambo divonis mati hakim tersebut tentunya mencuri perhatian publik.
Bahkan lantaran vonis tersebut kini Putri Candrawathi banyak menerima hujatan dari warganet. Seperti yang dikutip dari unggahan akun Instagram @insta_julid, seorang menyebutnya membunuh dua orang sekaligus, yakni Brigadir J dan Ferdy Sambo.
"Kalo kata gue, si putri chandrawathi jahat banget asli. Perkara kehaluan dia, suami dihukum mati. Secara gak langsung dia membunuh 2 orang. Yosua dan suaminya sendiri," cuit akun @mistvakes.
Seolah sependapat, tak sedikit warganet yang kemudian juga ikut memberikan komentar cibirannya terhadap Putri Candrawathi usai melihat unggahan tersebut.
"Andai bisa nerawang isi hati orang, penasaran banget apa sebenarnya yang mereka sembunyikan sampai harus menghilangkan nyawa orang (emoji sedih)," cuit @as****a.
"Entah knp sampe skrg gw berpikir motif pembunuhan nya bukan pelecehan, perselingkuhan atau apapun yg berhub dg asmara. Tp aku merasa ada sesuatu yg besar yg ditutupi dan ga seharusnya alm tau jd dibunuh.," ungkap @d****y.
"lah kan bukanya yg bikin skenario itu sambi bukan pc,entah apa yg dirahasiakan pak sambo sampe sampe menghilangkan nyawa orang,yg bikin skenario pelecehan itu jg pak sambo bukan pc," kata akun @_t****aa.
"Dari awal aku mah sudah terpoint di PC...... Akar nya di sini....," imbuh @h****om.
"Tunggu ada film versi ini. Kali aja yg bikin cerita bikin sudut pandang yg lebih jeli. Biar kasusnya bukan perselingkuhan tapi di bunuh karna tau rahasia sesuatu. Kek film sianida. Wkwk," timpal @d****23.
Kontributor: Mira Puspito
Berita Terkait
-
Begini Sikap Istana soal Hukuman Mati Ferdy Sambo dan Vonis Richard Eliezer, Gerakan Bawah Tanah Gagal?
-
Ferdy Sambo Divonis Mati, Tengku Zanzabella: Nikita Mirzani Gak Punya Bekingan
-
Minta Bharada E Divonis Bebas, Pendukung: Kalau Richard Tak Ada, Kemungkinan Ferdy Sambo Bisa Mengarang Cerita
-
Ibunda Brigadir J Bersyukur Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati: Tuhan Menyatakan Keajaibannya
-
Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Pakar Hukum: Hakim Betul-Betul Independen
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Gerebek Pasar Babelan, Polres Metro Bekasi Ringkus Pengedar Ratusan Butir Obat Keras
-
Promo Indomaret hingga 13 Mei 2026, Pepsodent dan Indomilk Lebih Hemat
-
Cara BRI Dukung UMKM Lokal Menjadi Usaha Ekspor Kelas Dunia
-
Mengenal Weekend Warrior, Tren Olahraga Intens di Akhir Pekan yang Bisa Picu Cedera
-
Kiai Ashari Pati TSK Kasus Pelecehan Tak Punya Kamar Tetap, Diduga Jadi Strategi Dekati Santriwati
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Sinopsis Nameless, Film Action Thriller Jepang yang Dibintangi Jiro Sato