Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh baru-baru ini dikabarkan diculik oleh pendukung Anies Baswedan.
Klaim soal Surya Paloh diculik segerombolan pendukung Anies itu diketahui lewat unggahan akun Facebook Camellia.
Berdasarkan narasi unggahan video tersebut disebutkan Surya Paloh diculik hingga segerombolan pendukung Anies dihajar habis-habisan oleh aparat.
"g3mpar !! Surya Paloh dicvlik segerombolan pendukung 4nies dih4 jar h4bis-h4bisan 4parat," tulis keterangan unggahan video tersebut.
Sementara pada thumbnail video tersebut juga tak jauh berbeda yakni mengabarkan Surya Paloh diculik hingga pendukung Anies dibombardir aparat.
"MENGEJUTKAN. SURYA PALOH NEKAD DICULIK,
TAK MAIN-MAIN PARA PENDUKUNG ANIES DIBOMBARDIR APARAT HINGGA BEGINI," tulis keterangan thumbnail video tersebut.
Lalu apakah benar Surya Paloh diculik pendukung Anies? selengkapnya akan terjawab dalam artikel ini.
Penjelasan
Video berisi narasi yang menyatakan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh diculik oleh segerombolan pendukung Anies Baswedan diunggah di halaman facebook bernama Camellia pada 6 Februari 2023 lalu.
Baca Juga: Soal Surya Paloh Siap Bertemu Bu Mega, Petinggi Nasdem Ungkap Fakta Ini
Video tersebut juga menuliskan narasi yang menyebut pendukung Anies Baswedan dibombardir aparat setelah melakukan aksinya.
Cuplikan video tersebut menampilkan potongan video yang identik dengan video unggahan youtube tvOneNews dengan judul “Adu Argumen! Andy Budiman vs Geisz Soal PSI Rajin Kritik Anies | Catatan Demokrasi tvOne” pada 26 April 2022 lalu.
Sementara, narasi yang dibacakan dalam video tersebut ternyata merupakan artikel seword.com dengan judul “Pendukung Anies Mulai Gerah, Peringatkan Nasdem Untuk Tetap Setia Pada Anies” diunggah pada 3 Februari 2023.
Pada bagian thumbnail video tersebut diketahui merupakan gambar yang telah diedit yang menampilkan aparat berseragam hitam menangkap seseorang yang identik dengan gambar yang diunggah Suara.com soal polisi yang banting mahasiswa saat demo.
“Polisi Banting Mahasiswa saat Demo, DPR: Sangat Disesalkan Gaya Smackdown Seperti Itu” tulis judul berita yang diunggah pada 13 Oktober 2021 lalu.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Gibran Bakal Kalah di Pilkada DKI 2024, Jika Anies Jadi Presiden
-
Soal Surya Paloh Siap Bertemu Bu Mega, Petinggi Nasdem Ungkap Fakta Ini
-
CEK FAKTA: Tak Bayar Hutang, Benarkah Rumah Anies Baswedan Digeruduk Simpatisan Sandiaga Uno?
-
NasDem Jamin Jika Anies Baswedan jadi Presiden Tetap Lanjutkan Proyek IKN
-
Ternyata Ini Isi Pertemuan Airlangga Hartarto dengan Surya Paloh
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat
-
Lebaran Bareng Keluarga Pacar, Hubungan Azizah Salsha dan Nadif Zahiruddin Makin Serius?
-
Menggugat Salam Tempel Saat Lebaran: Kenapa Anak Kecil yang Sering Dapat?
-
Angkot Dilarang Masuk Puncak! Dishub Bogor Putar Balik Kendaraan di Simpang Gadog
-
Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Viral Saf Salat Id di Alun-Alun Kudus Campur Baur, Bagaimana Hukumnya?
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah