Baru-baru ini publik dihebohkan dengan pernyataan Ketum PDIP Megawatu yang memberi sindiran kepada para ibu yang hobi pengajian.
Pernyataan Megawati itu nampaknya mendapatkan sorotan dari banyak pihak salah satunya Annisa Pohan
Dalam unggahan terbarunya, Annisa justru mengimbau para ibu untuk rajin datang kajian dan mengungkap manfaat yang bisa diperoleh.
"Belasan ribu Ibu-ibu pengajian berkumpul! Ibu sebagai Madrasah pertama bagi anaknya maka penting untuk selalu mengisi diri dengan berbagai ilmu, khususnya ilmu agama," tulis Annisa Pohan seperti dikutip, Kamis (23/2/2023).
"Ibu yang pintar akan menghasilkan anak yang pintar, ibu yang beradab dan berakhlak baik menghasilkan anak yang berkarakter baik, dan ibu yang solehah insyaAllah akan menghasilkan anak yang takut dan taat kepada Allah SWT," sambungnya.
Oleh karena itu, demi menyiapkan anak yang berkualitas, para ibu dirasa perlu menghadiri majelis-majelis ilmu atau mengikuti kajian.
"Untuk itu penting bagi ibu-ibu untuk hadir di majelis-majelis ilmu sehingga bisa menyiapkan anak sebagai generasi penerus bangsa yang unggul dan berkualitas," paparnya.
Sebelumnya, Megawati merasa heran dengan banyak ibu yang hobi ikut pengajian dalam pidatonya di acara Kick Off Pancasila dalam Tindakan "Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, KDRT, dan Bencana Alam" oleh BPIP bersama BKKBN dan BRIN pada Kamis (16/2/2023) lalu.
"Saya melihat ibu-bu itu ya, beribu maaf jangan lagi nanti saya di-bully, maaf ya sekarang kan kayaknya budayanya kenapa to seneng banget ngikut pengajian ya," ujar Megawat.
Baca Juga: CEK FAKTA: Megawati Tunjuk Ganjar Pranowo Maju Capres 2024, Benarkah?
Putri Proklamator RI itu mempertanyakan nasib anak-anak yang ibunya sibuk datang di pengajian.
"Iya lho, maaf beribu maaf, saya sampai mikir gitu ini pengajian sampai kapan to yo, anak e arep dikapakke (Ini pengajian sampai kapan ya, anaknya mau diapain), ya dong?" ungkap Megawati lagi.
Bukan melarang, Megawati meminta agar para ibu memiliki manajemen keluarga agar dapat menjalankan perannya dengan baik.
"Boleh, bukan berarti nggak boleh, saya juga pernah ikut pengajian kok. Maksud saya, nanti Bu Risma saya suruh, Bu Bintang saya suruh, tolong bikin managemen rumah tangga kekeluargaan itu," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya