/
Senin, 06 Maret 2023 | 15:49 WIB
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. ([Instagram @sandiuno])

Persatuan Keadilan Sejahtera (PKS) mewacanakan kembali menjodohkan politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno, dengan bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, di Pilpres 2024 seperti Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Menanggapi Sandiaga Uno 'dijodohkan' dengan Anies, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yakin Sandi akan taat pada putusan partai.

Hal itu disampaikan Prabowo usai menerima kunjungan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/3/2023) kemarin.

"Soal Mas Sandi saya kira sudah menjawab berkali-kali di semua forum, bahwa dia patuh dan akan menaati putusan partai," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan Gerindra sudah mendeklarasikan dirinya sebagai capres pada Pilpres 2024. 

Sedangkan Anies Baswedan diusung sebagai capres oleh Koalisi Perubahan yang diusung Partai NasDem, Partai Demokrat dan PKS.

"Keputusan partai ini sudah jelas saya calon presidennya, selama dia (Sandiag) di partai ya dia akan patuh pada garis partai," ujarnya.

Sementara itu, Prabowo menyebutkan, pertemuannya dengan Surya Paloh yang berlangsung sekitar dua jam menghasilkan kesepakatan bahwa keduanya akan saling menghormati arah politik masing-masing dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Soal koalisi, soal capres, cawapres kita sudah sepakat menghormati keputusan politik masing-masing," kata Prabowo.

Baca Juga: Diam-Diam Prabowo dan Cak Imin Lakukan Pertemuan Tadi Malam, Bahas Deklarasi Capres-Cawapres?

Ia pun mengaku menghormati keputusan Surya Paloh yang telah mengusung Anies Baswedan sebagai capres dari Koalisi Perubahan.

Ketika ditanya mengenai kesediaannya untuk diduetkan dengan Anies Baswedan, Prabowo kembali menegaskan bahwa ia dan Surya Paloh sepakat menghormati keputusan masing-masing dalam menyongsong Pemilu.

"Tadi saya sudah sampaikan, dalam pembicaraan yang intensif dan luas kita sepakat kita akan menghormati keputusan politik masing-masing dan bertekad akan melakukan komunikasi yang lebih erat dan lebih intensif. Kalaupun Anies sudah jadi keputusan politik NasDem ya kita hormati," ujarnya. [Antara]

Load More