/
Selasa, 21 Maret 2023 | 09:37 WIB
Alissa Wahid (kiri)

Kisah Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid yang mendapatkan perlakuan tak menyenangkan di layanan imigrasi Bandara Soekarno-Hatta membuat netizen terpingkal-pingkal.

Netizen membayangkan apa jadinya jika para petugas imigrasi itu mengetahui bahwa orang yang mereka tuduh sebagai  Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja wanita (TKW) itu adalah putri Gus Dur.

Dalam unggahannya di Twitter, Alissa Wahid menulis bahwa dirinya bisa saja memanggil Paspampres saat dirinya ditanya dengan nada introgatif oleh petugas bandara.

Namun ia tak melakukan itu untuk mencari tahu bagimana perlakuan arogan petugas terhadap Rakyat Indonesia yang baru bekerja di luar negeri. Hasilnya, kopernya isi kopernya berantakan usai diacak-acak petugas.

"Dia gk tau abis ngacak2 koper anak presiden," tulis pengguna Twitter @tiyang*****.

"Kalau tau jangan-jangan malah bangga," balas Alissa Wahid dengan emot tertawa sambil meneteskan air mata.

Sebelumnya diberitakan, layanan Imigrasi dan Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini tengah menjadi sorotan. Usai viral juara lomba nyanyi di Jepang kena biaya bea cukai sebesar Rp 4 juta untuk piala yang ia bawa pulang, kekinian putri Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid buka suara soal pengalaman pahitnya soal kelakuan petugas imigrasi di bandara itu.

Putri sulung Presiden Indonesia ke-4 itu menceritakan pengalamannya berhadapan dengan petugas imigrasi Bandara Soekarno-Hatta melalui akun Twitter miliknya, @AlissaWahid pada Senin (20/3/2023).

Saat itu Alissa Wahid pulang dari sebuah konperensi di Taiwan. Di bandara, ia diarahkan menuju meja pemeriksaan. Di sana, ia disangka sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja wanita (TKW) yang baru pulang kampung.

Baca Juga: "Aku Iki Dudu Debt Collector" Gibran Sewot Di-Endorse Jadi Solusi Utang

"Kamu pulang kerja ya di Taiwan? Berapa lama kerja di sana? Bawa apa aja? Buka kopernya," tulis Alissa Wahid.

Alissa Wahid lalu membuka koper dan memberikan paspor miliknya pada petugas. Ia mengatakan dirinya hanya berada di Taiwan selama tiga hari.

"Petugas : "Kerja apa 3 hari di taiwan? Kok bawaannya koper gede? Beli apa aja? Emang dibayar berapa?" tulis Alissa Wahid.

Alissa menjawab ia sebelumnya pergi ke Taiwan untuk mengikuti konperensi. Namun petugas itu tetap ngeyel dan bertanya dengan nada yang tak ramah.

"Petugas : "sering ya ke luar negeri?"
Saya : "ya. Bisa lihat di paspor, mbak."
Dia buka² paspor. 
Petugas : "kok sering ke luar. Kerja apa?"
Saya : "LSM"
Petugas menengok, tampangnya agak kecut, lalu kembalikan paspor : "Silakan"," tulis Alissa.

Alissa kemudian membereskan koper yang telah diacak-acak oleh petugas imigrasi.

Load More