/
Kamis, 06 April 2023 | 13:00 WIB
Cek Fakta Arteria Dahlan-Presiden Joko Widodo (Facebook.)

Beredar video dengan narasi yang menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah besar kepada anggota DPR RI, Arteria Dahlan

Seperti diketahui politisi PDI P Arteria Dahlan beberapa waktu ke belakang jadi sorotan publik setelah terlibat perdebatan panas dengan Menko Polhukam Mahfud MD saat rapat kerja DPR RI. 

Saat itu Mahfud MD memenuhi panggilan dari komisi III DPR terkait transaksi janggal sebesar Rp349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan.

Arteria Dahlan bahkan saat itu mengancam akan mempidanakan Mahfud MD karena singgung soal oknum anggota DPR yang diduga terlibat makelar kasus. 

Nah di tengah sorotan publik soal Arteria Dahlan beredar video dengan narasi bahwa Presiden Jokowi marah besar kepada politisi PDI P itu. 

"Breaking News! Pak Jokowi Marah Besar?? Arteria Dahlan Minta Maaf hingga nekat lakukan ini," tulis narasi pada thumbnail video yang diunggah akun Facebook Amalia. 

Sedangkan pada judul, pengunggah video menuliskan narasi bahwa Jokow menolak permintaan maaf dari Arteria Dahlan. 

"PERMINTAAN MAAF DITOLAK PAK JOKOWI MARAH BESAR ARTERIA DAHLAN TERANCAM DIPENJARA," tulis judul video. 

Penelusuran: 

Baca Juga: CEK FAKTA: Ustaz Abdul Somad Akui Kehebatan Ibu Ida Dayak, Benarkah?

Dari penelusuran video dengan durasi 9 menit 51 detik tersebut narasi pada judul dan thumbnail memuat informasi salah dan menyesatkan. 

Jika dinonton secara full video tersebut, tidak ditemukan informasi valid bahwa Presiden Jokowi marah besar dan akan membuat Arteria Dahlan terancam masuk penjara. 

Video tersebut hanya berisikan suara narator yang membacakan ulang perihal pemberitaan Arteria Dahlan saat berdebat dengan Mahfud MD. 

Narator juga membacakan ulang pemberitaan perihal Arteria Dahlan saat jadi bintang tamu di acara Mata Najwa dan berdebat dengan Emil Salim beberapa waktu lalu. 

Video ini hanya berisi potongan klip dari pemberitaan tentang Arteria Dahlan dan tidak ada informasi yang singgung soal narasi pada judul. 

Kesimpulan: 

Load More