/
Jum'at, 14 April 2023 | 14:27 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan berjabat tangan dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subinato di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4/2023). ([Suara.com/Rakha Arlyanto])

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) membantah isu partainya mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) yang diusung koalisi besar.

"Belum dukung-mendukung, yang ada saat ini masih komunikasi politik. Kami mengobrol ke sana dan ke sini, belum pada tahap dukung mendukung," ujar Zulkifli di Kantor DPP PAN, Kamis (13/4/2023) malam.

Koalisi besar merujuk pada wacana bergabungnya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

KIB terdiri dari Partai Golkar, PAN, dan PPP; KKIR beranggotakan Partai Gerindra dan PKB. 

KIB dan KKIR membuka diri bagi PDI Perjuangan untuk bergabung ke dalam koalisi besar.

Di sisi lain, Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan partainya sudah dua kali mengusung Prabowo Subianto menjadi capres pada Pilpres 2014 dan 2019.

"Jadi ibaratnya kalaupun ada pembicaraan yang lebih intensif lagi dengan Gerindra dan Prabowo lagi, kami ibaratnya PAN tinggal klik begitu saja," ujarnya.

Ia menjelaskan hal itu juga salah satu penyebab PAN mengunjungi Prabowo beberapa waktu lalu.

"Untuk kembali kami membangun kembali gagasan dan pemikiran yang telah kami lakukan di Pilpres 2014 dan 2019," katanya.

Baca Juga: PAN: Pertemuan Zulhas-Prabowo Langkah Awal Penggagasan Koalisi Besar

Sebelumnya, Zulhas mengunjungi kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, Sabtu (8/4). Dia didampingi Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, Asman Abnur, dan Yandri Susanto.

Load More