Mahasiswa Lampung yang berkuliah di Australia, Bima Yudho Saputro beberapa waktu lalu jadi sorotan. Video Bima soal kondisi infrastruktur di Lampung jadi viral dan perhatian banyak pihak.
Belakangan kasus ini terus berjalan. Bima sempat dilaporkan ke pihak kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik meski kekinian laporan itu kemudian dihentikan.
Video Bima yang mengkritik kondisi Lampung pun membawa angin segar, sejumlah jalan di Lampung mulai diperbaiki oleh pemerintah provinsi Lampung.
Namun kekinian muncul video lain yang menampilkan sosok perempuan bernama Sasa. Dalam video tersebut, si wanita menyebut bahwa Bima saat ini dalam kondisi terancam.
Perempuan ini mengklaim dirinya memiliki kemampuan indra keenam dan melakukan penerawangan kepada kondisi Bima saat sekarang.
"Ini teruntuk Bima ya Bim. Semoga aja video ini nyampe ke kamu, aku nggak nge-tag kamu ya. Mana tahu siapa yang denger," ungkap si wanita seperti dilihat dari video yang diunggah akun Tiktok @545aa
Selanjutnya si wanita itu menyebut bahwa lebih baik saat ini Bima untuk menghentikan dulu aksinya membuat video untuk mengkritik kondisi Lampung.
"Di beberapa podcast kamu kan sering membahas orang-orang penting itu. Bukannya saya menakut-nakuti kamu ya, mendingan kamu stop dulu deh bim, stop," lanjut si wanita tersebut.
"Kemarin itu urusan kamu sama mereka itu kan urusan soal jalan, sekarang udah dibenerin. Udah lu diem bim diem,"
Baca Juga: Polisi Stop Penyelidikan Kasus Tiktoker Bima, Pengkritik Pemprov Lampung: Tak Penuhi Unsur Pidana
Malah dalam video itu si perempuan itu menyebut bahwa bukan tidak mungkin orang-orang yang tidak suka dengannya mengirim orang lain ke Australia untuk melakukan pengancaman.
"Jangan mereka itu mengirimkan orang-orangnya ke Australia. Tiba-tiba lu pulang kerja dikarungin Bim. Mendingan stop lu diem Bim, dan fokus jualan sosis aja ya," jelasnya.
Berita Terkait
-
Twitter Resmi Hapus Centang Biru untuk Akun Tak Berlangganan, Fiersa Besari sampai Gibran Beri Komentar
-
Umat Islam Bandarlampung Gelar Salat Id di Stadion Mini Waydadi
-
Kocaknya Kartu Idul Fitri Jokowi: Ada Bus Rute Paris-Jogja hingga Pria Berbaju Gorden
-
Viral Wanita Menangis Histeris di Depan Kapal di Pelabuhan, Diduga Ditinggal Kekasih Mudik ke Kampung Halaman
-
Bima Putuskan Tak Mudik ke Lampung hingga Dilarang Ayah Minum Sembarangan saat Berpergian: Takutnya Kayak Munir
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Harga Pertamax Naik Terus, Ini 7 Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Irit dan 'Ramah' Pertalite
-
Sinopsis From, Serial Horor Misteri Debut dengan Skor 100 dari Rotten Tomatoes
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Apa Beda Cushion dan Foundation? Ini 7 Merk yang Cocok untuk Kulit Berminyak
-
Cek 7 Tanda Daycare yang Aman bagi Bayi Agar Tidak Menjadi Korban
-
Kondangan ke Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Prabowo dan Bahlil Kompak Komentar Soal Makanan
-
Foundation yang Bagus Merk Apa? Cek 7 Rekomendasi Terbaik Coverage Halus Seharian
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026